Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Kolaborasi Pemberdayaan UMKM Tingkatkan Daya Saing Wisata Pulau Tidung

Putri Anisa Yuliani
12/2/2026 13:08
Kolaborasi Pemberdayaan UMKM Tingkatkan Daya Saing Wisata Pulau Tidung
Penyerahan bantuan sarana dan prasarana bagi UMKM di Pulau Tidung.(Dok PT Jakarta OSES Energi )

DUKUNGAN terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan wisata Jembatan Cinta, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, terus diperkuat melalui penyerahan sarana dan prasarana pendukung operasional. Bantuan tersebut meliputi meja payung dan kursi, tempat sampah, lampu hias warung, lampu hias taman, serta papan nama kios UMKM. 

Fasilitas itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan, memperbaiki penataan kawasan, sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha lokal di salah satu destinasi unggulan Kepulauan Seribu itu.

Direktur PT Jakarta OSES Energi, Astar Simorangkir, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari strategi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang berkelanjutan.

“Program ini merupakan bagian dari strategi TJSL berkelanjutan PT Jakarta OSES Energi yang berfokus pada penguatan kapasitas ekonomi masyarakat dan penataan kawasan wisata. Kami meyakini bahwa dukungan sarana dan prasarana yang tepat sasaran akan meningkatkan produktivitas UMKM sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata lokal secara berkelanjutan,” ujar Astar Simorangkir dalam keterangannya, Kamis (12/2).

Menurut dia, peningkatan kualitas fasilitas UMKM tidak hanya berdampak langsung pada pelaku usaha, tetapi juga berpotensi menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Kepulauan Seribu, Muh. Fadjar Churniawan, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kepada UMKM di Pulau Tidung. Ia menilai kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah penting untuk mendorong pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.

“Kami mengapresiasi langkah konkret PT Jakarta OSES Energi dalam mendukung UMKM dan penataan kawasan wisata di Pulau Tidung. Kolaborasi seperti ini diharapkan tidak hanya berhenti di satu lokasi, tetapi dapat terus dikembangkan dan disinergikan untuk pulau-pulau lainnya di Kepulauan Seribu, sehingga manfaatnya semakin luas dan merata,” ungkap Muh. Fadjar Churniawan.

Sebelumnya, perusahaan juga terlibat dalam sejumlah program penguatan ekonomi dan pelestarian lingkungan di Kepulauan Seribu. Di antaranya program blue economy melalui penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang bersama tim KKN UGM pada Desember 2024, serta dukungan penataan kawasan Jembatan Cinta bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tidung pada Agustus 2025.

Selain itu, bantuan sarana dan prasarana juga telah disalurkan kepada 15 UMKM Jembatan Cinta bekerja sama dengan Karang Taruna Kabupaten Kepulauan Seribu pada periode Desember 2024 hingga Januari 2025.

Melalui kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah daerah, dan masyarakat, penguatan UMKM dan penataan kawasan wisata diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kepulauan Seribu secara lebih inklusif dan berkelanjutan. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya