Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

15.335 Warga Kabupaten Bekasi Terdampak Banjir, Sebagian masih Mengungsi

Anton Kustedja
30/1/2026 16:54
15.335 Warga Kabupaten Bekasi Terdampak Banjir, Sebagian masih Mengungsi
Warga Kabupaten Bekasi Terdampak Banjir.(Antara)

BANJIR yang melanda Kabupaten Bekasi pada akhir Januari 2026 memaksa 15.335 jiwa warga mengungsi ke sejumlah lokasi aman. Data itu disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi pada Jumat (30/1).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi mengungkapkan, ribuan warga itu terdampak banjir yang merendam 161 titik lokasi di wilayah Kabupaten Bekasi.

"Total warga Kabupaten Bekasi yang mengungsi mencapai 15.335 jiwa," jelas Dodi dalam keterangannya dikutip Jumat.

BPBD mencatat, lokasi pengungsian korban banjir Kabupaten Bekasi tersebar di 21 titik pengungsian, yang berada di 11 desa pada 5 kecamatan terdampak banjir. Adapun beberapa kecamatan dengan jumlah pengungsi cukup besar yakni di Babelan, Karangbahagia, Sukawangi, Sukakarya, dan Pebayuran.

Di Kecamatan Babelan, pengungsian banjir Kabupaten Bekasi dibuka di sejumlah titik, seperti Perumahan Babelan Garden City, Kampung Balendung, Desa Kedungpengawas, hingga Masjid Al Hidayah Kampung Tambun Magih, Desa Buni Bakti.

Selain itu, Pendopo Desa Babelan Kota dan Posko RW 013 Desa Babelan Kota juga dijadikan tempat pengungsian.

Sementara, Kecamatan Karangbahagia membuka 7 lokasi pengungsian, di Puri Nirwana Residence, Grand Permata City, Kampung Pulo Besar, Kampung Kalender Wak, Masjid Arrayan, serta Gedung Serbaguna Kecamatan Karangbahagia.

Waspada Banjir Susulan

BPBD Kabupaten Bekasi menyatakan terus melakukan pendataan korban banjir, distribusi logistik, serta pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi banjir, seperti makanan siap saji, air bersih, dan layanan kesehatan.

Petugas gabungan juga disiagakan untuk mengantisipasi banjir susulan di wilayah rawan Kabupaten Bekasi, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi dalam beberapa hari ke depan.

BPBD mengimbau warga yang tinggal di wilayah langganan banjir Kabupaten Bekasi agar tetap waspada, mengikuti arahan petugas, serta segera mengungsi ke tempat aman apabila debit air kembali meningkat.

Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air guna meminimalisir dampak banjir berulang. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya