Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR yang melanda Kabupaten Bekasi pada akhir Januari 2026 memaksa 15.335 jiwa warga mengungsi ke sejumlah lokasi aman. Data itu disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi pada Jumat (30/1).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi mengungkapkan, ribuan warga itu terdampak banjir yang merendam 161 titik lokasi di wilayah Kabupaten Bekasi.
"Total warga Kabupaten Bekasi yang mengungsi mencapai 15.335 jiwa," jelas Dodi dalam keterangannya dikutip Jumat.
BPBD mencatat, lokasi pengungsian korban banjir Kabupaten Bekasi tersebar di 21 titik pengungsian, yang berada di 11 desa pada 5 kecamatan terdampak banjir. Adapun beberapa kecamatan dengan jumlah pengungsi cukup besar yakni di Babelan, Karangbahagia, Sukawangi, Sukakarya, dan Pebayuran.
Di Kecamatan Babelan, pengungsian banjir Kabupaten Bekasi dibuka di sejumlah titik, seperti Perumahan Babelan Garden City, Kampung Balendung, Desa Kedungpengawas, hingga Masjid Al Hidayah Kampung Tambun Magih, Desa Buni Bakti.
Selain itu, Pendopo Desa Babelan Kota dan Posko RW 013 Desa Babelan Kota juga dijadikan tempat pengungsian.
Sementara, Kecamatan Karangbahagia membuka 7 lokasi pengungsian, di Puri Nirwana Residence, Grand Permata City, Kampung Pulo Besar, Kampung Kalender Wak, Masjid Arrayan, serta Gedung Serbaguna Kecamatan Karangbahagia.
BPBD Kabupaten Bekasi menyatakan terus melakukan pendataan korban banjir, distribusi logistik, serta pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi banjir, seperti makanan siap saji, air bersih, dan layanan kesehatan.
Petugas gabungan juga disiagakan untuk mengantisipasi banjir susulan di wilayah rawan Kabupaten Bekasi, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi dalam beberapa hari ke depan.
BPBD mengimbau warga yang tinggal di wilayah langganan banjir Kabupaten Bekasi agar tetap waspada, mengikuti arahan petugas, serta segera mengungsi ke tempat aman apabila debit air kembali meningkat.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air guna meminimalisir dampak banjir berulang. (Z-10)
Memasuki puncak musim penghujan ini, Dinkes Kabupaten Bekasi terus mengingatkan masyarakat agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Pemerintah Kabupaten Bekasi menghentikan sementara seluruh aktivitas pengembangan perumahan di wilayah rawan banjir.
MENYUSUL potensi cuaca ekstrem dan banjir Bekasi yang berisiko mengganggu keamanan dan keselamatan warga sekolah, siswa ditetapkan untuk lakukan pembelajaran daring.
BENCANA hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir Bekasi dan tanah longsor.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menerima dan mencatat laporan yang masuk ada 17 kejadian bencana selama dua hari tersebut.
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Berdasarkan data kejadian pohon tumbang yang masuk Pusat Pengendalian Operator (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Bantul hingga pukul 13.45 WIB, tercatat 25 lokasi kejadian
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat untuk secara aktif memantau perkembangan informasi kondisi gelombang dan pasang air laut melalui laman resmi.
Penyemaian dilakukan pada area target di perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52–82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved