Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 1.349 warga Jakarta terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman akibat banjir yang dipicu curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Para pengungsi tersebar di puluhan titik pengungsian yang disiapkan pemerintah daerah di wilayah terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga Jumat (23/1), warga mengungsi di 23 titik pengungsian yang berada di 12 kelurahan di empat wilayah kota administrasi Jakarta.
“Lokasi pengungsian di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, berada di beberapa masjid dan juga pos RW,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, di Jakarta pada Sabtu (24/1).
Yohan menjelaskan, jumlah pengungsi yang tercatat merupakan warga yang mengungsi secara terpusat di lokasi-lokasi yang terdata oleh petugas BPBD. Sementara itu, masih dimungkinkan adanya warga yang mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat atau lokasi lain.
Menurut Yohan, hingga pukul 20.00 WIB, banjir masih menggenangi 114 rukun tetangga (RT) dan 15 ruas jalan di Jakarta. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga mencapai 120 sentimeter di sejumlah titik.
“Untuk ketinggian banjir paling tinggi mencapai 120 sentimeter, sementara yang terendah sekitar 10 sentimeter,” ujarnya.
Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta, wilayah Jakarta Barat menjadi daerah dengan jumlah titik pengungsian terbanyak, tersebar di delapan kelurahan, di antaranya Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Jelambar, hingga Kota Bambu Selatan. Pengungsi menempati masjid, musala, aula rusunawa, PAUD, hingga pos RW.
Selain Jakarta Barat, pengungsian juga terdapat di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Di Jakarta Pusat, warga Kelurahan Karet Tengsin mengungsi di sejumlah RPTRA, aula masjid, PAUD, dan pos RW.
Sementara di Jakarta Timur, pengungsian tercatat di Kelurahan Cipinang Melayu dan Halim Perdana Kusuma. Adapun di Jakarta Utara, pengungsi berasal dari Kelurahan Kapuk Muara.
BPBD DKI Jakarta terus melakukan pemantauan kondisi banjir serta menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak, sembari berkoordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan penanganan dan pengendalian banjir. (H-2)
KETUA Komisi D sekaligus Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menyampaikan duka mendalam atas kejadian meninggal seorang pengemudi usai terjebak macet akibat banjir Jakarta.
Korban merupakan warga Penjaringan, Jakarta Utara, yang sedang mengemudikan kendaraan bernomor polisi B 2148 BOK.
Petugas di tingkat lapangan harus diberi kewenangan untuk mengambil keputusan cepat tanpa harus menunggu instruksi dari pimpinan.
Meski sejumlah titik telah surut sejak Jumat malam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 90 Rukun Tetangga (RT) dan 9 ruas jalan masih terendam air.
WAKIL Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, memastikan infrastruktur Bendung Cengkareng Drain di Jakarta Barat berfungsi optimal dalam mengalirkan debit air
Petugas di tingkat lapangan harus diberi kewenangan untuk mengambil keputusan cepat tanpa harus menunggu instruksi dari pimpinan.
Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya sejak Jumat (23/1) menyebabkan banjir masih menggenangi sejumlah kawasan hingga Sabtu (24/1/2026) pagi.
BPBD DKI mencatat 125 RT dan 16 ruas jalan di Jakarta masih terendam banjir per Jumat (23/1) sore. Wilayah Jakbar dan Jaktim capai 1,2 meter.
Permukiman warga di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (23/1) pagi, kembali terendam banjir akibat hujan lebat yang disebabkan cuaca ekstrem.
Update banjir Jakarta hari ini 23 Januari 2026. Sebanyak 125 RT terendam, Pintu Air Angke Hulu Siaga 1, dan Rawa Buaya capai 1,5 meter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved