Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, menilai penanganan banjir Jakarta tidak cukup hanya mengandalkan modifikasi cuaca. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang solid antarinstansi agar respons di lapangan bisa lebih cepat dan efektif.
“Bukan hanya soal rekayasa cuaca, tetapi juga koordinasi antarlembaga. Tadi kami mencatat ada isu koordinasi antara Dinas Sumber Daya Air dan Lingkungan Hidup terkait penanganan sampah. Ketika itu terlambat, baik dalam penguraian maupun penurunan personel, akhirnya banjir terjadi dan dampaknya terasa lebih luas,” kata Kevin, Sabtu (24/1).
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu juga meminta agar kebijakan penanggulangan banjir tidak bersifat sentralistik. Menurutnya, petugas di tingkat lapangan harus diberi kewenangan untuk mengambil keputusan cepat tanpa harus menunggu instruksi dari pimpinan.
“Mereka seharusnya bisa langsung sigap dan membuat keputusan di lapangan,” tuturnya.
Kendati demikian, Kevin mengapresiasi kinerja petugas gabungan, mulai dari Dinas Sumber Daya Air hingga Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), yang dinilainya telah bekerja maksimal dalam menangani banjir. Politisi dari Fraksi PSI itu menyebut para petugas bersiaga penuh selama 24 jam.
“Mereka bekerja dengan sistem shift, tetapi pada dasarnya kegiatan tidak pernah berhenti. Kalau masyarakat tidak memahami kesulitan di lapangan, tentu ini berat. Karena itu, masyarakat juga harus terus diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.
Sebelumnya, Kevin melakukan peninjauan ke sejumlah rumah pompa di wilayah Jakarta Barat pada Jumat (23/1). Salah satu lokasi yang dikunjungi berada di Jalan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan.
Di lokasi tersebut, Kevin meninjau langsung ruang pompa yang dilengkapi empat mesin besar penyedot air. Ia didampingi petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat yang menjelaskan mekanisme kerja pompa saat hujan deras.
Kevin mengungkapkan, peninjauan dilakukan setelah dirinya menerima banyak laporan dari warga terkait banjir sejak Kamis (22/1).
“Banyak warga yang mempertanyakan kesiapan petugas, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya, dalam menghadapi bencana banjir ini,” ujarnya. (H-2)
Usaha tersebut semestinya memenuhi kebutuhan warga di dalam perumahan, bukan mengundang masyarakat dari luar lingkungan.
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan banjir Jakarta yang sempat merendam 123 RT telah tertangani cepat. Ia mengaku sejak pagi langsung mengawal penanganan di lapangan.
Banjir melanda Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). 1.382 jiwa terdampak di Jatinegara hingga Cawang. Meski air capai 1,2 meter, warga belum ada yang mengungsi.
HUJAN dengan intensitas tinggi dilaporkan menjadi penyebab banjir Jakarta hari ini, Jumat (20/4). Hujan memicu kenaikan muka air di beberapa pos pantau
Update banjir Jakarta Utara hari ini, Jumat 20 Februari 2026. Cek daftar rute TransJakarta yang dialihkan dan titik genangan terbaru di sini.
Jumlah pengungsi yang tercatat merupakan warga yang mengungsi secara terpusat di lokasi-lokasi yang terdata oleh petugas BPBD DKI Jakarta.
Koridor 3, 8, dan 13 Transjakarta mengalami rekayasa rute dan pengalihan akibat banjir pada Jumat 23 Januari 2026
PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) memberlakukan rekayasa lalu lintas dan pengalihan rute di sejumlah koridor pada Jumat (23/1/2026) pagi menyusul banjir di Jakarta yang belum surut.
Permukiman warga di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (23/1) pagi, kembali terendam banjir akibat hujan lebat yang disebabkan cuaca ekstrem.
Update banjir Jakarta hari ini 23 Januari 2026. Sebanyak 125 RT terendam, Pintu Air Angke Hulu Siaga 1, dan Rawa Buaya capai 1,5 meter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved