Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGHADAPI potensi banjir yang meluas di wilayah Jabodetabek, warga diimbau untuk segera melaporkan kondisi darurat melalui kanal resmi. Layanan Jakarta Siaga 112 menjadi pintu utama pelaporan untuk mendapatkan penanganan cepat dari petugas gabungan.
BPBD DKI Jakarta menegaskan bahwa seluruh layanan darurat ini dapat diakses secara gratis atau bebas pulsa dari semua operator seluler maupun telepon rumah.
Warga dapat memberikan informasi melalui aplikasi JAKI (Jakarta Kini) dengan fitur laporan warga untuk mempermudah petugas memetakan titik koordinat genangan secara akurat. Selain itu, pantauan tinggi muka air secara real-time dapat diakses melalui situs resmi bpbd.jakarta.go.id.
"Kami mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi 112 jika membutuhkan evakuasi atau bantuan medis. Petugas kami siaga 24 jam untuk merespons setiap laporan yang masuk dari warga terdampak," tulis BPBD DKI Jakarta dalam keterangan resminya, Kamis (22/1).
Bagi warga yang berada di bantaran sungai, diharapkan untuk segera mematikan aliran listrik dan mengamankan dokumen berharga ke tempat yang lebih tinggi sebelum genangan masuk ke dalam rumah. Tetap pantau informasi cuaca resmi dari BMKG untuk mengantisipasi curah hujan ekstrem. (E-4)
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
BPBD Kota Tangerang menyatakan sebanyak sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 - 150 cm akibat tingginya intensitas hujan.
Hujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek pada Sabtu (7/3/2026) malam hingga pagi, menyebabkan banjir di sejumlah titik jalan dan pemukiman penduduk.
Salah satu pedagang di sekitar lokasi, Rizal mengaku banjir telah merendam area lingkar luar Jakarta ini sejak Minggu (8/3).
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Pengamat tata kota Yayat Supriyanta menilai banjir Jakarta tidak hanya dipicu curah hujan tinggi, tetapi juga menunjukkan melemahnya sistem pengendalian banjir.
BANJIR yang berulang hampir setiap tahun itu kembali memicu sorotan berbagai pihak, salah satunya terkait minimnya ruang terbuka hijau (RTH) di ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan banjir yang terjadi di sejumlah wilayah ibu kota pada Minggu (8/3) dipicu curah hujan ekstrem.
Temukan jawaban ilmiah mengapa Kemang dan Mampang Prapatan menjadi langganan banjir. Analisis topografi, sejarah, hingga progres normalisasi 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved