Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang mengguyur wilayah Jakarta Barat pada Senin (12/1) kemarin menyebabkan banjir di sejumlah titik di Rawa Buaya, khususnya di RW 01 dan RW 02. Meski sempat menggenangi permukiman warga, banjir dilaporkan cepat surut dan tidak sampai menimbulkan pengungsian.
Pengurus Sekretariat RW 01 Rawa Buaya, Ujang, mengatakan genangan air terjadi akibat tingginya intensitas hujan, bukan karena luapan air kiriman dari wilayah lain.
“Enggak ada pengungsian sama sekali di sini. Banjirnya karena hujan, hujan deras saja, bukan air kiriman,” ujar Ujang saat ditemui di Kantor Sekretariat RW 01 Rawa Buaya (15/1).
Menurutnya, banjir mulai surut pada Selasa (13/1) pagi setelah hujan mereda. Ketinggian air saat puncak genangan diperkirakan mencapai setinggi lutut orang dewasa.
“Kurang lebih dengkul airnya. Tapi pagi Selasa sudah surut,” jelasnya.
Ujang menyebut genangan tidak merata di seluruh wilayah RW 01. Beberapa RT terdampak sebagian, antara lain RT 01, RT 02, RT 04, dan RT 11, namun tidak semua rumah terendam.
“Sebagian-sebagian saja, enggak semuanya kena,” katanya.
Dalam penanganan banjir, pihak RW dibantu oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) serta menggunakan pompa air yang tersedia di lingkungan untuk mensendot air genangan.
“Damkar sudah bantu, kita juga punya pompa, total ada empat pompa yang dipakai,” ungkap Ujang.
Selain itu, bantuan dari pihak pemerintah juga telah datang ke lokasi. Ia menyebut Dinas Sosial (Dinsos) turut melakukan pemantauan ke wilayah terdampak.
Meski tidak ada pengungsian resmi, Ujang mengungkapkan sempat ada beberapa warga, termasuk bayi, yang berada di sekretariat RW selama beberapa jam pada Senin malam. Namun, mereka kembali ke rumah setelah kondisi dinilai aman.
“Ada bayi sempat di sini sebentar, tapi orangtuanya memilih balik ke rumah karena ada lantai dua. Aman,” jelasnya.
Ujang menambahkan, selain RW 01, wilayah RW 02 Rawa Buaya juga terdampak banjir akibat hujan deras tersebut. Hingga Selasa, kondisi lingkungan dilaporkan telah kembali normal dan warga beraktivitas seperti biasa. (E-4)
Usaha tersebut semestinya memenuhi kebutuhan warga di dalam perumahan, bukan mengundang masyarakat dari luar lingkungan.
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan banjir Jakarta yang sempat merendam 123 RT telah tertangani cepat. Ia mengaku sejak pagi langsung mengawal penanganan di lapangan.
Banjir melanda Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). 1.382 jiwa terdampak di Jatinegara hingga Cawang. Meski air capai 1,2 meter, warga belum ada yang mengungsi.
HUJAN dengan intensitas tinggi dilaporkan menjadi penyebab banjir Jakarta hari ini, Jumat (20/4). Hujan memicu kenaikan muka air di beberapa pos pantau
Update banjir Jakarta Utara hari ini, Jumat 20 Februari 2026. Cek daftar rute TransJakarta yang dialihkan dan titik genangan terbaru di sini.
Lubang-lubang buatan tersebut membuat fungsi turap sebagai penahan luapan air kali menjadi tidak optimal.
Lurah Rawa Buaya, Junaidi mengatakan, hingga kini satu kepala keluarga (KK) dengan dua perempuan, satu laki-laki dan satu bayi berusia dua bulan masih mengungsi di Pos RW 01.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved