Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA tanah longsor melanda permukiman warga di Kampung Selapajang, Desa Carenang, Kabupaten Tangerang, Banten. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang melaporkan sedikitnya 28 jiwa dari enam kepala keluarga (KK) terdampak langsung oleh musibah tersebut.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, menjelaskan bahwa pergeseran tanah dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak 4 Januari 2026. Akibatnya, sejumlah hunian warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
"Total ada enam rumah yang terdampak dengan enam KK yang berjumlah 28 orang penghuni," ujar Taufik di Tangerang, Rabu (7/1).
Satu Rumah Rusak Parah
Dari pendataan di lapangan, lima unit rumah mengalami kerusakan pada bagian belakang bangunan, sementara satu rumah lainnya dilaporkan rusak parah karena tergerus pergerakan tanah yang signifikan. Kondisi geologis yang labil memaksa sejumlah warga untuk mengungsi.
"Ada satu rumah rusak parah karena kondisi sebelumnya sudah kurang layak dan harus di rehabilitasi, mereka (penghuni pindah ke rumah familinya), dan ada juga yang masih bertahan di rumah masing-masing," tambahnya.
BPBD telah menerjunkan tim untuk memonitor lokasi secara berkala guna mengantisipasi adanya longsor susulan, mengingat curah hujan yang masih tinggi. Berdasarkan taksiran awal, kerugian materiil akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp400 juta.
Bantuan Sembako
Merespons bencana tersebut, jajaran Polresta Tangerang Polda Banten meninjau langsung lokasi terdampak. Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, turun ke lapangan untuk memastikan keselamatan warga sekaligus menyalurkan bantuan logistik.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk berkoordinasi dengan instansi terkait agar langkah rehabilitasi bangunan dapat segera dilakukan. Selain kebutuhan pokok, petugas juga mendistribusikan material bangunan untuk membantu warga memperbaiki hunian mereka.
"Adapun bantuan yang disalurkan berupa sejumlah bahan bangunan serta bahan makanan pokok guna meringankan beban warga yang terdampak dan membantu kebutuhan dasar setelah kejadian," pungkas Andi. (Ant/P-2)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat langkah antisipasi cuaca ekstrem dengan membangun koridor pengendalian hujan dari Perairan Selat Sunda hingga Kabupaten Tangerang
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Darurat sampah Tengerang dan Tangsel disebut pengamat sebagai bukti dari kegagalan tata kota dan pengelolaan sampah dalam jangka panjang.
AKTIVIS Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Muhammad Aminullah menilai kondisi darurat sampah Tangerang bukan peristiwa mendadak, melainkan akumulasi kelalaian tata kelola.
Aksi curanmor di Buaran Indah, Tangerang kian nekat. Pelaku lepaskan tembakan dan todongkan senpi ke pemilik motor saat kepergok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved