Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Daftar 3 Daerah dengan Upah Minimum 2026 yang Mengalahkan DKI Jakarta

Akmal Fauzi
27/12/2025 19:03
Daftar 3 Daerah dengan Upah Minimum 2026 yang Mengalahkan DKI Jakarta
Kesibukan para pekerja saat jam pulang kerja di Kawasan Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (2/12/2024).(MI/Usman Iskandar)

TERDAPAT tiga daerah di Indonesia yang memiliki upah minimum lebih tinggi dibandingkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta. Berdasarkan keputusan final penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2026, tiga wilayah industri di Jawa Barat mencatatkan besaran upah yang melampaui standar upah Ibu Kota.

Kota Bekasi Duduki Puncak Nasional

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan UMK Kota Bekasi sebesar Rp5.999.443 untuk tahun 2026. Angka tersebut naik sekitar 5,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan penetapan ini, Kota Bekasi menjadi daerah dengan standar upah tertinggi secara nasional. Besaran UMK tersebut bahkan melampaui UMP DKI Jakarta dengan selisih mencapai Rp269.567.

Selain Kota Bekasi, terdapat dua wilayah industri lain di Jawa Barat yang juga mencatatkan UMK lebih tinggi dibandingkan Jakarta. Ketiganya menegaskan posisi kawasan industri sebagai pusat dengan tingkat upah tertinggi di Indonesia.

Wilayah Besaran UMK 2026 Selisih dengan Jakarta
Kota Bekasi Rp5.999.443 + Rp269.567
Kabupaten Bekasi Rp5.938.885 + Rp209.009
Kabupaten Karawang Rp5.886.853 + Rp156.977
DKI Jakarta (UMP) Rp5.729.876 (Baseline)

Mengapa Jakarta Bisa Terlampaui?

Terdapat dua faktor utama yang membuat UMK di Bekasi dan Karawang lebih tinggi dibandingkan Jakarta.

  • Pertumbuhan ekonomi sektoral. Kawasan industri di Bekasi dan Karawang memiliki kontribusi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, terutama dari sektor manufaktur. Sementara itu, struktur ekonomi Jakarta lebih didominasi oleh sektor jasa yang pertumbuhannya relatif lebih stabil.
  • Faktor variabel “Alfa” dalam formula penghitungan upah minimum. Variabel ini mencerminkan indeks kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Di wilayah industri, nilai Alfa cenderung berada pada level maksimal sehingga mendorong kenaikan upah yang lebih signifikan.

Kesenjangan Upah

Fenomena ini juga menyoroti semakin lebarnya kesenjangan upah antardaerah, khususnya di Pulau Jawa. Saat UMK Kota Bekasi mendekati angka Rp6 juta, wilayah lain seperti Kota Semarang di Jawa Tengah masih berada di kisaran Rp3,4 juta, bahkan daerah dengan upah terendah tercatat sekitar Rp2,1 juta.

Kesenjangan hampir 300 persen tersebut memunculkan kekhawatiran akan meningkatnya arus urbanisasi ke kawasan industri, yang berpotensi menimbulkan tekanan sosial dan ekonomi baru di wilayah tujuan. (P-4)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik