Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUMDA Air Minum Jaya (PAM Jaya) menyalurkan bantuan air bersih bagi korban bencana di Sumatra bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-103, Selasa (23/12).
Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak keterbatasan akses air bersih.
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan, perusahaan menyiapkan dua unit water treatment plant (WTP) mobile dan 10 unit mobil tangki air bersih untuk dioperasikan di wilayah terdampak bencana. Selain itu, PAM Jaya juga menggalang dana kemanusiaan dengan target Rp250 juta.
“Air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak di lokasi bencana. Karena itu, PAM Jaya hadir dengan bantuan operasional dan dukungan teknis agar kebutuhan warga bisa segera terpenuhi,” kata Arief melalui keterangannya, Selasa (23/12).
Ia menegaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Selain mengirimkan peralatan, PAM Jaya juga menurunkan tim teknis untuk membantu pengoperasian dan perbaikan fasilitas pengolahan air di lokasi terdampak.
“Kami kirimkan tim teknis karena ketersediaan air bersih di lapangan masih terbatas dan membutuhkan penanganan segera,” ujarnya.
Sementara, Ketua Dewan Pengawas PAM Jaya Prasetyo Edi Marsudi menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga fokus pada pelayanan air minum, termasuk dalam situasi darurat bencana.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Dalam kondisi bencana, PAM Jaya harus hadir untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air,” kata Prasetyo.
Menurut dia, penguatan layanan di Jakarta akan menjadi dasar bagi kontribusi PAM Jaya yang lebih luas.
“Target 100% perpipaan harus dijalankan secara kolektif dan konsisten, dengan fokus utama pada pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (E-4)
BANJIR bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra pada akhir November 2025 meninggalkan dampak serius bagi masyarakat.
DALAM situasi darurat pascabencana, kecepatan distribusi bantuan adalah kunci.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta Timur mengirimkan bantuan kemanusiaan seberat 10 ton bagi masyarakat terdampak banjir di sejumlah wilayah Sumatra.
WATSONS Indonesia turut berduka atas bencana alam yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
WARGA korban terdampak banjir di kawasan Provinsi Aceh mengharapkan ada bantuan makanan siap santap. Lalu mereka juga membutuhkan air minum dan air bersih.
BANJIR dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir 2025 meninggalkan dampak berkepanjangan bagi masyarakat setempat.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
DUA bulan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025, sebanyak 40 warga di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang.
LAILATUL BARA'AH atau yang akrab disebut Malam Nisfu Syakban di Provinsi Aceh dirayakan dengan penuh khidmat.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved