Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program corporate shared value Bakti BCA kembali turun langsung ke wilayah Sumatra untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana banjir. Pada Rabu (18/12), tim Bakti BCA menyambangi Kabupaten Solok, Sumatra Barat, guna menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus meresmikan sejumlah fasilitas umum yang dibutuhkan warga pascabencana.
Penyerahan bantuan dan peresmian fasilitas dilakukan di Posko Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, serta beberapa wilayah sekitar yang terdampak bencana Sumatra. Bantuan diserahkan oleh EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn kepada perwakilan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan warga setempat. Ia mengatakan kehadiran Bakti BCA merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.
“Sebagai bentuk kepedulian, Bakti BCA menyalurkan bantuan kemanusiaan yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak. Kami berkomitmen untuk hadir dan mendukung pemulihan kondisi sosial serta ekonomi warga,” ujar Hera melalui keterangan resmi, Selasa (23/12).
Selain di Kabupaten Solok, Bakti BCA juga menyiapkan penyaluran bantuan lanjutan ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, serta Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan di tiga wilayah tersebut meliputi kebutuhan pangan dan logistik dasar, seperti beras, air mineral, biskuit, makanan siap saji, susu, selimut, pakaian, perlengkapan bayi dan perempuan, hingga obat-obatan dan multivitamin.
Tak hanya bantuan logistik, Bakti BCA juga mendukung pembangunan infrastruktur dasar untuk pemulihan jangka menengah. Fasilitas yang dibangun antara lain sumur bor, tangki air berkapasitas 5.000 liter, serta sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK) di masing-masing lokasi. Khusus di Aceh Tamiang, Bakti BCA turut mendukung pemasangan panel surya guna menyediakan sumber listrik bagi pompa air.
Sebelumnya, Bakti BCA juga telah menyalurkan bantuan ke wilayah Medan dan Kabupaten Langkat pada awal Desember 2025. Bersama TNI, bantuan diserahkan di sejumlah posko pengungsian dengan total bantuan berupa air mineral, mi instan, biskuit, obat-obatan, multivitamin, dan minyak kayu putih.
Selain itu, Bakti BCA bekerja sama dengan TNI untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke beberapa titik di Aceh dan Sumatra Utara, termasuk Kota Sibolga. Pengiriman bantuan dilakukan melalui Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan muatan berupa kebutuhan pokok, selimut, popok balita, tenda, serta tempat tidur portabel.
Kolaborasi antara Bakti BCA dan TNI dinilai penting untuk memastikan distribusi bantuan berjalan cepat, efektif, dan menjangkau wilayah terdampak secara merata. Jaringan dan kemampuan logistik TNI menjadi faktor kunci dalam mempercepat penanganan dampak bencana di berbagai daerah Sumatra. (E-3)
Bantuan ini merupakan simbol solidaritas dan penguatan ukhuwah antarwilayah dalam membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
Penyaluran bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, terutama sembako serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak.
Bantuan yang disalurkan antara lain paket sembako, shelter kits (terpal, tikar, paku dan lain-lain), cooking utensils (alat masak), dan hygiene kits.
Baznas telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sejak hari pertama bencana melanda Provinsi Aceh dan Sumatra.
Dampak bencana di wilayah Sumatra bersifat luas dan membutuhkan penanganan jangka menengah hingga panjang.
Jhonlin Group menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1 miliar bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Perusahaan pertambangan didorong untuk mengadopsi standar internasional yang memiliki kriteria lebih ketat guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan, termasuk potensi bencana.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI Fraksi PKS, Ateng Sutisna, mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang menggugat enam perusahaan besar atas dugaan keterlibatan bencana banjir Sumatra
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
PERAN dunia usaha dalam penanganan bencana semakin terlihat melalui kolaborasi lintas sektor yang mengedepankan kecepatan distribusi dan skala bantuan.
Pascabanjir Batang Toru, warga Desa Garoga berharap pemulihan lahan pertanian. Simak kisah haru para pengungsi yang menanti hari ceria di tengah lumpur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved