Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pemulihan Pascabencana Sumatra harus Bebas Narasi Memecah Belah

Andhika Prasetyo
23/12/2025 12:07
Pemulihan Pascabencana Sumatra harus Bebas Narasi Memecah Belah
Anak-anak korban bencana mengikuti kegiatan trauma healing.(Antara)

Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni mengingatkan agar proses pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra tidak dibarengi dengan narasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Menurutnya, situasi kemanusiaan harus dijaga tetap kondusif agar upaya pemulihan berjalan optimal.

Sahroni menilai pemerintah bersama seluruh elemen negara telah bekerja secara maksimal dan bergotong royong dalam menangani dampak bencana di wilayah terdampak. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh suasana melalui narasi yang kontraproduktif di ruang publik.

“Jangan sampai situasi ini justru dikendalikan oleh narasi-narasi yang memecah belah. Yang dibutuhkan saat ini adalah ketenangan, solidaritas, dan kerja bersama,” ujar Sahroni di Jakarta, Selasa.

Ia menegaskan, dalam kondisi darurat kemanusiaan, fokus utama seluruh pemangku kepentingan seharusnya tertuju pada pemulihan masyarakat, bukan pada perdebatan yang dapat mengaburkan kerja nyata di lapangan. Menurutnya, empati dan kebersamaan menjadi kunci agar proses pemulihan berjalan efektif.

Sahroni juga menyampaikan bahwa NasDem memahami berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, mulai dari kondisi geografis hingga masih adanya wilayah yang terisolasi. Situasi tersebut, kata dia, membuat penanganan bencana membutuhkan waktu, penyesuaian, serta evaluasi berkelanjutan.

“Penanganan bencana Sumatra tidak bisa instan. Dibutuhkan proses dan koordinasi yang terus dievaluasi agar bantuan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, NasDem terus bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan bantuan kemanusiaan yang tersedia dapat disalurkan secara tepat sasaran. Partainya, lanjut Sahroni, juga terbuka terhadap masukan dari masyarakat sebagai bahan perbaikan dalam memperkuat penanganan ke depan.

“Jika masih ada hal yang perlu dibenahi, kami terbuka menerima masukan dari seluruh lapisan masyarakat sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat penanganan bencana,” pungkasnya. (Ant/E-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik