Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Calon Ibu Muda Jadi Korban Kebakaran Ruko Terra Drone di Jakpus Menjelang HPL

 Gana Buana
09/12/2025 20:44
Calon Ibu Muda Jadi Korban Kebakaran Ruko Terra Drone di Jakpus Menjelang HPL
Petugas mengevakuasi jenazah korban kebakaran di perkantoran Terra Drone.(Antara)

TRAGEDI kebakaran yang melanda Gedung Terra Drone di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, menyisakan duka mendalam. Salah satu korban yang meninggal, Novia, diketahui sedang mengandung anak pertama dan tengah menunggu hari perkiraan lahir (HPL).

Prasetyo (33), sepupu dari suami korban, menyampaikan bahwa keluarga sangat terpukul karena Novia begitu menantikan kehadiran buah hati yang selama ini dinanti-nantikan.

“Usia kandungannya sudah besar. Perkiraan lahir sekitar Januari. Ini anak pertama,” ujar Prasetyo dilansir dari Antara, Selasa (9/12).

Tetap Bekerja Meski Hamil Tua

Walaupun kondisi kehamilannya memasuki tahap akhir, Novia tetap aktif bekerja di kantor tempat ia berdinas. Ia belum mengambil cuti dan masih beraktivitas sebagaimana biasanya.

Prasetyo mengatakan kabar kebakaran pertama kali diterimanya dari mertua sekitar pukul 15.30 WIB. “Dapat telepon bahwa ada kebakaran di Kemayoran. Korban itu istri dari keponakan mertua,” jelasnya.

Saat kejadian, Novia berada di lantai lima bangunan. Ia berusaha turun ke lantai dasar, tetapi api sudah menjalar dan menutup akses. Asap pekat membuat jalur tangga tidak dapat dilintasi.

“Dia mencoba turun, tapi tidak bisa. Asap sudah sangat tebal, jadi kembali lagi ke lantai lima. Mungkin karena kehabisan oksigen, dia tidak bisa terselamatkan,” tutur Prasetyo.

Jenazah Ditemukan Utuh

Meski kondisi tubuh korban ditemukan utuh, keluarga menduga kuat Novia meninggal akibat sesak napas akibat asap yang memenuhi ruangan. Suami korban telah berada di lokasi sejak awal, sementara keluarga besar dari Lampung, kampung halaman Novia, sedang dalam perjalanan menuju Jakarta.

Jenazah rencananya akan dibawa ke Lampung untuk dimakamkan. “Kemungkinan besok dimakamkan di Lampung. Dia asli Lampung dan merantau ikut suami,” kata Prasetyo.

Saat ini keluarga masih menunggu proses identifikasi dan pemeriksaan forensik di RS Polri sebelum jenazah dapat dibawa pulang.

22 Korban Tewas Tiba di RS Polri

Sebanyak 22 kantong jenazah akibat kebakaran Gedung Terra Drone telah tiba di RS Polri Kramat Jati pada Selasa sore. Ambulans yang membawa jenazah datang sejak pukul 15.15 WIB dan langsung diarahkan ke Instalasi Forensik untuk proses identifikasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengonfirmasi bahwa hingga pukul 17.00 WIB, jumlah korban meninggal mencapai 22 orang, terdiri atas tujuh laki-laki dan 15 perempuan.

Api Diduga Berasal dari Baterai Drone

Pihak kepolisian menduga kebakaran bermula dari baterai drone mainan yang terbakar di lantai satu. Karyawan sempat berupaya memadamkan api, namun api cepat membesar karena area tersebut juga difungsikan sebagai gudang penyimpanan.

“Sekitar pukul 12.30 WIB ada baterai yang terbakar di lantai satu,” kata Susatyo. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya