Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Polisi Sebut Gedung Terra Drone Nihil Jalur Evakuasi dan Alarm, Sebagian Korban Tewas Dekat Area Kaca

Mohamad Farhan Zhuhri
12/12/2025 18:56
Polisi Sebut Gedung Terra Drone Nihil Jalur Evakuasi dan Alarm, Sebagian Korban Tewas Dekat Area Kaca
Petugas kepolisian berjaga di dekat gedung Terra Drone yang terbakar di jalan Letjen Soeprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).(Antara/ Hafidz Mubarak A)

KEPOLISIAN mengungkap fakta dalam insiden kebakaran gedung Terra Drone Indonesia, Kemayoran, Jakarta, yang menewaskan 22 karyawan. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo menyatakan gedung enam lantai itu tidak memiliki jalur evakuasi, alarm kebakaran tak berfungsi, dan seluruh kaca dari lantai 2 hingga lantai 6 tidak dapat dipecahkan tanpa alat khusus.

 

“Hasil olah TKP menunjukkan warning system tidak bekerja. Tidak ada alarm sama sekali,” ujar Susatyo dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (12/12).

 

Ia menegaskan ketiadaan sistem peringatan dini membuat kebakaran yang terjadi pada Selasa (9/12), pada sekitar jam makan siang itu, tidak segera diketahui para korban. Saksi menyebut satu-satunya 'alarm' hanya teriakan karyawan yang berlari ke lantai atas memperingatkan rekan-rekannya.

 

Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra menerangkan, banyak korban ditemukan berada di area kaca lantai atas. Mereka diduga berusaha memecahkan kaca untuk mendapat udara, namun material bangunan tidak memungkinkan pecah hanya dengan tangan kosong. “Indikasinya tidak ada pemecah kaca di gedung itu,” ucapnya.

 

Dalam pemeriksaan lanjutan, penyidik juga mendapati bangunan tersebut tidak memiliki early-warning system yang terhubung antarlantai. Hal itu menyebabkan bara api di lantai 1 berkembang cepat tanpa terdeteksi pekerja di lantai atas.

 

Investigasi sementara menunjukkan asap masuk melalui tangga internal yang sekaligus berfungsi sebagai jalur sirkulasi tanpa pintu tahan api. Polisi menekankan temuan ini akan menjadi dasar penegakan hukum terhadap manajemen perusahaan maupun pihak lain yang dinilai memiliki kontribusi kelalaian. Direktur Utama Terra Drone Indonesia, MW, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran itu. (M-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya