Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIKAN kebakaran gedung Terra Drone di Jalan Jenderal Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat terus berjalan. Kepala Bidang Fisika dan Komputer Forensik (Fiskomfor) Puslabfor Bareskrim Polri, Kombes Romylus Tamtelahitu, menegaskan timnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan, Kamis (11/12) siang.
“Pada hari ini, pukul 13.05 WIB, kami bersama penyidik kembali melakukan olah TKP lanjutan secara kriminalistik,” ujar Romylus.
Ia mengingatkan bahwa pemeriksaan pertama telah dilakukan pada 9 Desember 2025, hari ketika kebakaran terjadi.
Pada olah TKP pertama, tim mengamankan sejumlah barang bukti awal berupa abu arang dan sisa baterai drone tipe 4 cell.
Dua hari kemudian, temuan itu bertambah. Dalam pemeriksaan lanjutan yang berlangsung sekitar dua jam, tim kembali mengumpulkan sisa baterai jenis 4 cell dan 6 cell yang diduga berada di titik awal api, tepatnya di lantai 1 area gudang atau ruang inventory perusahaan.
“Seluruh barang bukti ini akan kami lakukan pemeriksaan laboratoris mendalam. Setelah selesai, hasilnya akan kami serahkan kepada penyidik untuk mengungkap peristiwa yang terjadi,” kata Romylus.
Terkait dugaan bahwa baterai drone menjadi pemicu ledakan pertama, Puslabfor meminta semua pihak menahan diri.
“Pertanyaan ini sangat teknis. Mohon bersabar. Nanti pada saatnya akan diungkap, tentu atas izin penyidik,” tutur Romylus.
Kemungkinan olah TKP tambahan juga masih terbuka.
"Jika secara teknis kami anggap cukup, kami tidak akan kembali. Namun apakah ada kemungkinan? Tidak menutup kemungkinan,” katanya.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, menegaskan bahwa temuan forensik ini akan menjadi bagian dari pembuktian penyidikan.
Selain bukti fisik, keterangan saksi dan sejumlah dokumen pendukung juga menjadi bahan penguatan keyakinan penyidik.
“Dokumen-dokumen tertentu tidak kami sebutkan karena kepentingan penyidikan. Tapi seluruhnya sedang kami padukan dengan barang bukti yang diuji laboratorium,” kata Roby.
Roby juga mengonfirmasi satu perkembangan krusial: sudah ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka.
“Kemarin kami panggil sebagai saksi, namun setelah bukti dinilai cukup, statusnya kami tingkatkan menjadi tersangka. Tadi dini hari kami amankan untuk dimintai keterangan,” ujarnya.
Penahanan terhadap tersangka juga telah dimulai sejak hari ini. Meski demikian, penyidik belum menutup kemungkinan adanya tersangka tambahan.
"Tidak menutup kemungkinan ada yang lain, namun saat ini kami membutuhkan bukti tambahan dan dokumen pendukung lain,” jelas Roby.
Sementara itu, pemilik gedung dijadwalkan akan diperiksa sebagai saksi.
"Panggilan akan kami layangkan minggu ini, untuk kehadirannya menyesuaikan,” ucapnya. (Far/M-3)
KORLANTAS Polri dan Polda Jawa Barat menggelar olah TKP Kecelakaan maut yang menewaskan lima orang di ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 72.
KEPOLISIAN melakukan gelar olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kecelakaan bus terguling di Exit Tol Gandulan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Kasus kematian Iko Juliant Junior,19, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes) masih mengundang tanda tanya.
Tim gabungan dari Direktorat Kriminal Umum dan Laboratorium Forensik (Puslabfor) yang berjumlah 14 personel dikerahkan untuk mengumpulkan bukti-bukti kunci di lapangan.
Polisi kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP),
Ulasan mendalam Samsung Galaxy S26 Ultra 2026: Chipset 2nm, kamera 24MP Pro, dan pengisian daya 60W. Simak panduan lengkap spesifikasi dan harganya di sini.
Baterai kertas umumnya menggunakan substrat berbasis selulosa, yakni kertas, sebagai struktur utama yang digabung dengan material elektroda dan elektrolit yang aman serta mudah terurai.
Huawei FreeClip 2 rilis di RI: driver dual-diaphragm, AI NPU deteksi bising, baterai 38 jam, 5,1 g/earbud, IP57. Harga Rp2,899 juta. Mulai dijual 15 Jan 2026 resmi.
Sejumlah pengguna Redmi Note 14 dan Redmi Note 14 Pro memberikan laporan bahwa ponsel mereka mati mendadak padahal indikator persentase baterai belum berada di angka 0%
HONOR bersiap menyambut tahun 2026 dengan ponsel baru yang bertenaga. Perusahaan teknologi asal Tiongkok itu mengumumkan akan merilis Honor Power 2
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved