Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pramono Memastikan Gangguan Kelistrikan MRT akan Pulih dalam 3–4 Jam

Mohamad Farhan Zhuhri
20/11/2025 14:08
Pramono Memastikan Gangguan Kelistrikan MRT akan Pulih dalam 3–4 Jam
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo (tengah).(MI/M Farhan Zhuhri)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan gangguan layanan MRT Jakarta pada Kamis (20/11) siang terjadi akibat aliran listrik tertimpa pohon tumbang.

Korsleting pada kabel listrik atas (overhead catenary) membuat perjalanan terhambat dan memaksa MRT Jakarta menerapkan pola operasi terbatas.

“Yang pertama, MRT mengalami gangguan. Salah satu penyebabnya karena aliran listrik yang di atas itu kena pohon dekat Ratu Plaza. Kabel itu naik, kemudian kena pohon, menyebabkan korsleting,” ujar Pramono di Jakarta Selatan, Kamis (20/11).

Ia menjelaskan, proses perbaikan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam.

"Untuk waktu yang diperlukan perbaikan kurang lebih 3–4 jam. Mudah-mudahan nanti sore sudah berjalan normal,” ucapnya.

Meski begitu, MRT Jakarta telah membuka layanan short loop untuk meminimalkan dampak ke penumpang.

"Sekarang ini untuk loop pendek dari Pondok Labu sampai Blok M, sampai ASEAN sudah bisa dilakukan. Jadi area yang tertimpa pohon dan mengalami gangguan listrik itu yang belum,” jelas Pramono.

Ia mengatakan, tkm teknis MRT dan petugas lapangan tengah menangani kabel yang terdampak serta memastikan jalur aman sebelum aliran listrik dipulihkan sepenuhnya.

Pramono menegaskan pemerintah provinsi akan mengawal pemulihan layanan dan memastikan keamanan perjalanan warga.

“Mudah-mudahan 3–4 jam ke depan sudah bisa dilakukan secara normal,” katanya.

Layanan MRT Jakarta mengalami gangguan operasional pada Kamis, 20 November 2025 sekitar pukul 10.30 WIB.

Insiden ini menyebabkan perjalanan kereta di lintas Bundaran HI–Lebak Bulus terhenti, sehingga penumpang harus dievakuasi mandiri menuju stasiun terdekat.

Gangguan terjadi secara tiba-tiba ketika rangkaian sedang melaju. Petugas segera mengarahkan seluruh penumpang untuk turun dan berjalan menuju stasiun terdekat dengan pendampingan petugas di lapangan. Proses evakuasi berlangsung bergiliran, terlihat para penumpang keluar dari gerbong satu per satu demi menjaga keamanan dan ketertiban.

"PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan akibat gangguan operasional yang terjadi pada hari ini," kata Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendy Primartantyo dalam keterangannya, Kamis (20/11).

Ia menjelaskan, gangguan masih dalam pemantauan tim teknis. Upaya identifikasi sumber kendala dilakukan sejak kejadian terjadi agar perjalanan kereta dapat kembali normal.

Perusahaan menegaskan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama selama proses penanganan berlangsung.

"Saat ini tim operasional dan teknis MRT Jakarta sedang melakukan penanganan untuk memastikan layanan dapat kembali berjalan normal sesegera mungkin. Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan," ucap Rendy.

Sampai saat ini, belum diketahui penyebab gangguan operasional layanan MRT Jakarta. BUMD DKI itu juga belum bisa memastikan kapan layanan kembali beroperasi normal.(Far/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik