Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Akui Harimau Kurus di Ragunan sebagai Miliknya, Pramono akan ke Lokasi

Media Indonesia
18/11/2025 14:24
Akui Harimau Kurus di Ragunan sebagai Miliknya, Pramono akan ke Lokasi
Gubernur DKI jakarta Pramono Anung.(MI/ Usman Iskandar)

BARU-BARU viral ini seekor harimau di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, dalam kondisi kurus. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengakui harimau kurus itu sebagai miliknya.

 

Menurut Pramono, harimau itu tetap mendapatkan pakan yang cukup dan berada dalam pengawasan. “Itu harimau kebetulan punya saya pribadi. Jadi sekali lagi, itu harimau punya saya pribadi. Selama ini, untuk makan juga saya yang ikut ini (awasi),” ujar Pramono di Jakarta Utara, Selasa (18/11).

 

Dia pun berencana memeriksa secara langsung kondisi harimau tersebut di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, dalam waktu dekat untuk memastikan kesehatannya. “Maka dalam minggu ini, saya akan ke sana. Mungkin, mungkin harimaunya kangen sama saya,” canda Pramono.

 

Tudingan Pakan Harimau Dibawa Pulang

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seekor harimau kurus di Ragunan. Pengunggah video tersebut menuding petugas TMR membawa pulang jatah pakan satwa sehingga harimau itu dibiarkan kelaparan.

 

“Warga Jakarta dan para petinggi Jakarta tau nggak dengan kasus harimau yang di Ragunan, makanan mereka dibawa pulang ke rumah. Dan harimau yang di kandang dibiarkan kelaparan,” demikian narasi dalam unggahan tersebut.

 

Menanggapi video pihak TMR membantah keras tuduhan tersebut. Humas  TMR Wahyudi Bambang menegaskan seluruh proses penyediaan dan pemberian pakan satwa dilakukan secara ketat dan mengikuti standar yang berlaku.

 

“Perlu kami sampaikan bahwa informasi yang beredar dalam postingan tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan kondisi faktual di Taman Margasatwa Ragunan,” tegas Wahyudi.

 

Dia menjelaskan pakan satwa telah disiapkan melalui prosedur baku yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap spesies. “Kami tegaskan bahwa seluruh proses penyediaan dan pemberian pakan di TMR telah memenuhi standar kualitas, kuantitas, jadwal pemberian, serta metode yang sesuai dengan kebutuhan spesies satwa,” terangnya.

 

Dia menambahkan satu ekor harimau di Ragunan mendapatkan jatah pakan sesuai standar setiap hari tanpa pengurangan. “Lima kilogram daging per ekor harimau,” kata Wahyudi. (Ant/M-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya