Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Bisa Lewat Online, Korlantas Polri Dorong Masyarakat Tertib Administrasi Kendaraan dan SIM

Rahmatul Fajri
13/11/2025 12:12
Bisa Lewat Online, Korlantas Polri Dorong Masyarakat Tertib Administrasi Kendaraan dan SIM
DIREKTUR Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Wibowo.(Dok. Korlantas Polri)

DIREKTUR Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Wibowo mengatakan tertib berlalu lintas tidak hanya berbicara tentang perilaku pengendara di jalan, tetapi juga dimulai dari hal paling mendasar, yakni tertib administrasi.

Ia menjelaskan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Ditregident Polri ialah melaksanakan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor serta pengemudi. Dua hal ini merupakan pilar utama tertib administrasi, karena menjadi sumber data awal dalam sistem manajemen lalu lintas nasional.

Wibowo menegaskan tertib administrasi bukan sekadar kelengkapan formal, melainkan pondasi dari tertib berlalu lintas itu sendiri.

“Bagaimana mungkin kita berharap lalu lintas tertib jika kendaraan dan pengemudinya tidak tercatat secara benar. Data yang akurat dan terintegrasi adalah dasar dari kebijakan, pengawasan, hingga penegakan hukum yang efektif,” ujar Wibowo, melalui keterangannya, Kamis (13/11).

Melalui berbagai inovasi digital seperti SINAR (SIM Online Nasional), SIGNAL (Digitalisasi Pembayaran Pajak Kendaraan), dan E-BPKB (Elektronik Buku Pemilik Kendaraan Bermotor), Ditregident Korlantas Polri terus mendorong masyarakat untuk lebih mudah, cepat, dan transparan dalam mengurus administrasi kendaraan dan SIM.

Transformasi digital ini juga menjadi wujud nyata reformasi Polri di bidang pelayanan publik, menghadirkan sistem yang presisi, humanis, dan berbasis data real-time.

Lebih jauh, tertib administrasi juga berfungsi sebagai pagar pertama dalam keselamatan berlalu lintas. Data kendaraan dan pengemudi yang valid akan mempermudah pelacakan, pengawasan, hingga penegakan hukum secara adil. Dengan demikian, keamanan dan keselamatan di jalan raya dapat lebih terjamin.

“Kita ingin membangun budaya tertib dari hulunya, bukan hanya di jalan. Dimulai dari administrasi yang benar, pelayanan yang transparan, dan data yang valid. Dari sanalah kita bisa mewujudkan lalu lintas yang berkeselamatan," kata Wibowo.

Lebih jauh, Brigjen Wibowo juga menyampaikan harapan besar kepada generasi muda dan Gen-Z untuk menjadi pelopor tertib administrasi dan keselamatan lalu lintas di era digital.

“Generasi muda adalah generasi digital yang akrab dengan teknologi. Kami berharap mereka bukan hanya menjadi pengguna jalan yang taat aturan, tetapi juga menjadi agen perubahan, ikut mensosialisasikan pentingnya administrasi kendaraan dan SIM yang sah, serta mendukung layanan digital Korlantas seperti Sinar, Signal, dan E-BPKB,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan Gen-Z sangat penting karena mereka memiliki pengaruh besar di ruang digital. Melalui media sosial, komunitas, dan gaya hidup yang dinamis, mereka dapat menjadi jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya tertib berlalu lintas.

“Kalau Gen-Z sudah sadar administrasi, sadar keselamatan, dan ikut menyebarkan nilai itu, maka masa depan lalu lintas Indonesia akan jauh lebih tertib dan berkeselamatan,” ujar Wibowo. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya