Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Korlantas Polri Sebut Kecelakaan Turun Signifikan Selama Operasi Lilin 2025

Rahmatul Fajri
04/1/2026 21:48
Korlantas Polri Sebut Kecelakaan Turun Signifikan Selama Operasi Lilin 2025
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KORPS Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatatkan capaian positif pada penutupan masa pengamanan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Berdasarkan evaluasi akhir, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan terkendalinya arus balik menuju Ibu Kota.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa tingkat fatalitas atau korban meninggal dunia akibat kecelakaan turun sebesar 27,12 persen. Selain itu, secara kumulatif jumlah peristiwa kecelakaan juga menurun sekitar 7 persen.

"Artinya hampir sekitar 150 korban jiwa bisa kita cegah. Ini luar biasa karena Operasi Lilin adalah operasi kemanusiaan, sehingga keselamatan di jalan menjadi poin yang paling utama," ujar Irjen Agus saat mengunjungi Pos Polisi Gadog, Jawa Barat, Minggu (4/1/2026).

Salah satu poin yang menjadi perhatian khusus dalam operasi tahun ini adalah pelibatan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) oleh Polres Bogor. Agus menyebut keterlibatan aktif masyarakat di simpul-simpul jalan alternatif Puncak ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan secara terorganisir dalam pengamanan Nataru.

"Ini yang pertama. Kami memberikan apresiasi kepada masyarakat yang ikut bertanggung jawab membantu polisi melancarkan arus lalu lintas. Stakeholder dan warga turun bersama untuk menciptakan Kamseltibcarlantas," jelasnya.

Arus Balik Capai 96 Persen

Terkait pergerakan kendaraan, Korlantas mencatat sebanyak 2,9 juta kendaraan diproyeksikan meninggalkan Jakarta melalui jalur tol selama masa libur panjang tersebut. Hingga hari terakhir operasi, tercatat sebanyak 96 persen kendaraan telah kembali ke Jakarta.

Dengan sisa 4 persen kendaraan yang belum kembali, Kakorlantas memastikan kondisi lalu lintas di gerbang-gerbang tol utama terpantau landai. Hal ini membuat kepolisian tidak perlu menerapkan rekayasa lalu lintas ekstrem di sisa waktu operasi.

"Arus balik hari ini tidak mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan traffic counting, parameter untuk melakukan contraflow tampaknya tidak diperlukan karena situasi cukup landai," tambah Kakorlantas. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya