Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Prabowo Pertimbangkan Aturan Baru untuk Game Online usai Ledakan di SMA 72

 Gana Buana
09/11/2025 21:46
Prabowo Pertimbangkan Aturan Baru untuk Game Online usai Ledakan di SMA 72
Siswa mengambil barang usai kejadian ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta(Antara)

PRESIDEN Prabowo Subianto tengah mengkaji kemungkinan adanya pembatasan terhadap permainan daring (game online), menyusul insiden ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta pada Jumat (7/11) lalu.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden menaruh perhatian serius terhadap potensi dampak negatif game online terhadap perilaku generasi muda.

“Beliau menyampaikan agar kita mulai memikirkan langkah-langkah pembatasan dan mencari jalan keluar atas pengaruh game online terhadap anak-anak muda,” ujar Prasetyo dikutip dari Antara, Minggu (9/11).

Game Kekerasan Jadi Sorotan

Prasetyo mencontohkan gim bergenre pertempuran seperti PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) yang menampilkan banyak unsur kekerasan dan penggunaan senjata. Ia menilai, paparan semacam itu dapat membentuk kebiasaan yang berpotensi memengaruhi psikologis pemain.

“Jenis permainan seperti itu membuat kekerasan tampak wajar. Ini yang perlu diwaspadai karena bisa memengaruhi pola pikir generasi kita,” jelasnya.

Pemerintah, kata dia, akan menelaah lebih dalam efek jangka panjang dari gim-gim semacam itu dan menimbang kebijakan yang lebih ketat untuk melindungi pelajar.

Selain aspek permainan daring, pemerintah juga menyoroti fenomena perundungan (bullying) yang diduga menjadi latar belakang insiden ledakan di SMA 72.

Prasetyo menegaskan pentingnya kewaspadaan guru dan tenaga pendidik terhadap tanda-tanda perilaku mencurigakan di lingkungan sekolah.

“Kita harus sama-sama menghindari hal-hal yang berdampak buruk, termasuk aksi perundungan yang bisa menimbulkan tragedi,” tuturnya.

Kronologi Ledakan

Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta terjadi pada Jumat (7/11) sekitar pukul 12.15 WIB di tengah pelaksanaan Salat Jumat. Saksi mata menyebut, dua ledakan terdengar dari arah berbeda di area sekolah yang berada dalam kompleks Kodamar TNI AL, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Insiden tersebut menyebabkan sejumlah korban mengalami luka bakar dan luka akibat serpihan. Berdasarkan penyelidikan awal, pelaku diduga merupakan siswa sekolah itu sendiri, yang dikabarkan menjadi korban perundungan.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan beberapa benda menyerupai senjata api seperti airsoft gun dan revolver mainan, yang dipastikan bukan senjata sungguhan.

Langkah Antisipatif Pemerintah

Pemerintah berencana untuk tidak hanya fokus pada penanganan kasus, tetapi juga menggagas kebijakan pencegahan jangka panjang, termasuk pembatasan konten game daring dan edukasi digital bagi pelajar.

“Kita ingin generasi muda tumbuh dengan nilai yang sehat, bukan dengan kebiasaan yang menormalisasi kekerasan,” tutup Prasetyo. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik