Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Polres Metro Jakarta Pusat melalui program Polwan Jaga Jakarta menunjukkan kepedulian dengan mendampingi korban ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang tengah menjalani perawatan di RS Pertamina Cempaka Putih.
“Sebagai wujud empati dan kepedulian jajaran Polres Metro Jakarta Pusat, program Polwan Jaga Jakarta hadir langsung di RS Pertamina Cempaka Putih untuk memberikan dukungan kepada korban,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro, Sabtu (8/11).
Dalam kunjungan tersebut, tim Polwan menjenguk MA (17), pelajar kelas 11 yang menjadi salah satu korban ledakan pada Jumat (7/11). MA mengalami luka lecet di telinga kiri dan sempat mengeluhkan dengung pada pendengaran. Saat ini kondisinya mulai membaik setelah mendapat perawatan intensif di ruang 239 rumah sakit tersebut.
Para Polwan datang membawa buah tangan serta memberikan semangat kepada MA agar segera pulih. Kehadiran mereka juga disambut haru oleh keluarga korban. Menurut Kombes Susatyo, kegiatan ini mencerminkan komitmen Polri untuk hadir secara humanis di tengah masyarakat, terutama saat warga menghadapi musibah.
“Polwan Jaga Jakarta tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga menjaga hati masyarakat. Polisi harus hadir ketika warga membutuhkan, apalagi dalam situasi sulit seperti ini,” ujarnya.
Ia berharap perhatian yang diberikan dapat memotivasi korban untuk pulih dan kembali bersekolah. “Anak-anak seperti MA adalah generasi penerus bangsa. Kami ingin memberi dorongan moral agar semangat belajarnya tidak padam,” tambahnya.
Sejumlah personel kepolisian juga tampak berjaga di sekitar RS Pertamina Cempaka Putih untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama proses perawatan berlangsung. Polres Metro Jakarta Pusat menegaskan bahwa menjaga Ibu Kota bukan hanya soal keamanan, tetapi juga tentang menghadirkan rasa kemanusiaan dan kepedulian bagi masyarakat.
Diketahui, ledakan terjadi di lingkungan SMA Negeri 72 Jakarta yang berada di kompleks Kodamar TNI AL, Kelapa Gading, pada Jumat (7/11) sekitar pukul 12.15 WIB. Insiden itu berlangsung saat siswa dan guru tengah melaksanakan Salat Jumat di masjid sekolah. Dua kali ledakan terdengar, menyebabkan sejumlah korban mengalami luka bakar dan luka akibat serpihan, serta menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah dan sekitarnya. (Ant/E-3)
Wacana pembatasan game online sebagai respons atas insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat (7/11) merupakan langkah yang terlalu reaktif dan hanya mencari kambing hitam.
Polisi tengah melakukan pendalaman terhadap sejumlah laman dan situs web yang diakses oleh anak berhadapan dengan hukum (ABH)., terduga pelaku ledakan SMAN 72.
Polda Metro Jaya melaporkan bahwa puluhan korban ledakan di SMAN 72 Jakarta mengalami berbagai jenis luka, mulai luka bakar, gangguan pendengaran, hingga patah tulang tengkorak.
Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Novi Poespita Candra menekankan pentingnya sekolah menyediakan ruang aman bagi siswa yang mengalami kecemasan atau trauma.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memastikan bahwa terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta telah dipindahkan dari Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) ke Rumah Sakit Polri.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyatakan keyakinannya bahwa kegiatan belajar di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, akan segera kembali normal setelah insiden ledakan yang terjadi pada Jumat (9/11).
Tiga peledak lainnya tidak meledak dan sudah disita oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
Hadrian menyerukan agar semua pemangku kepentingan pendidikan mulai dari Kemendikdasmen, DPR, KPAI, pemerintah daerah, hingga orang tua bersinergi mencari solusi jangka panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved