Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PEMERINTAH Kota Jakarta Selatan menyalurkan bantuan bagi para penyintas kebakaran di Jalan Kutilang RW 02, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. "Kami akan terus siaga di lokasi," kata Bernard, Sabtu (19/7).
"Kami akan terus siaga di lokasi," kata Kepala Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Selatan Bernard Tambunan, Sabtu (19/7).
Menurut dia, usai terjadinya peristiwa kebakaran pada Sabtu (19/7), pagi
itu, pihaknya langsung bergerak cepat mendata dan berkoordinasi terkait bantuan dengan pemerintah daerah setempat. "Sesuai data yang kita terima, bantuan langsung kita berikan melalui pengurus RW setempat," katanya.
Adapun bantuan yang sudah disalurkan yakni, 30 paket kebutuhan keluarga (family kit), 30 paket kebutuhan anak, beras ukuran 20 kilogram (kg) sebanyak tiga karung, 10 dus mi instan, enam botol kecap, tiga dus minyak goreng serta satu dus sarden isi 60 kaleng.
"Untuk bantuan lainnya, kami masih terus dikoordinasikan. Kemudian untuk makanan siap saji juga, kami sudah buatkan, tinggal nanti mengikuti jumlah permintaannya saja."
Sementara itu, Komandan Pleton BPBD Jakarta Selatan, M Nur menambahkan BPBD sendiri saat ini sedang proses mendirikan tenda posko lapangan di lahan kosong sekitar lokasi kebakaran.
Kemudian, untuk logistik yang sudah didistribusikan yakni sembilan dus air mineral, enam lembar terpal, 15 lembar matras, 14 paket sembako, 10 paket kebersihan (higienis kit), serta 10 paket anak. "Kami akan terus siaga di lokasi hingga masa tanggap bencana ini selesai," ujar Nur.
Seluruh korban tewas akibat kebakaran tiga rumah di Jalan Kutilang adalah anak-anak, yaitu PL, 13, K, 3, A, 7, dan A, 4. Mereka termasuk dalam korban terdampak, yakni 10 kepala keluarga (KK) atau 27 jiwa.
Kemudian, ada juga dua ibu-ibu terluka inisial A dan M, yang bersama dengan empat orang korban jiwa dibawa ke RS Polri.
Penyebab kebakaran pada area luas yang terbakar sebesar 200 meter persegi (m2) itu diduga karena korsleting aliran listrik dengan taksiran kerugian sekitar Rp674 juta. Sebelumnya, kebakaran tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu pagi pukul 06.21 WIB. (Ant/P-2)
Seluruh jajaran dan pengurus lingkungan untuk menggencarkan terkait kepemilikan alat pemadam api ringan (APAR)
SEORANG guru ngaji di Tebet, Jakarta Selatan ditangkap oleh kepolisian terkait kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur.
DUA maling motor bersenjata api beraksi di permukiman warga di wilayah Tebet, Jakarta Selatan. Maling tersebut sempat melepaskan tembakan hingga melukai salah satu warga.
Berdasarkan laporan yang ada, maling tersebut membawa kabur proyektor yang ada di dalam kelas. Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut.
Polisi menaikkan kasus dugaan penganiayaan siswa hingga koma di Madrasah Aliyah (MA) As-Syafi'iyah 01, Bukit Duri, Tebet, Kota Jakarta Selatan ke tahap penyidikan
Penyerahan bantuan dilakukan di sela kegiatan Jalan Sehat Anti Mager Sulsel yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 di Lapangan ParangĀ
Satu hari pasca bencana Gubernur sudah menginstruksikan bahwa semua biaya pelayanan kesehatan para korban seluruhnya ditanggung oleh pemerintah daerah.
Selain itu, Wakapolda juga menegaskan bahwa Polda Jawa Tengah akan terus mengikuti perkembangan mitigasi bencana tersebut.
Kematian Muhannad menambah daftar korban dari metode pengiriman bantuan melalui udara.
Bantuan yang disalurkan sebesar Rp99.458.850 dan diperuntukan bagi pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) di Kabupaten Ciamis.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved