Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR telematika Roy Suryo hadir dalam gelar perkara khusus terkait dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Bareskrim Polri pada Rabu (9/7). ia menyerahkan hasil analisisnya terkait ijazah Jokowi dalam gelar perkara khusus.
Roy Suryo hadir sebagai saksi ahli yang diajukan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), pihak pelapor dalam kasus ini. Ia berharap temuannya bisa mengubah arah penyelidikan yang tengah dilakukan oleh pihak kepolisian.
Roy menjelaskan, ia menggunakan metode Error Level Analysis (ELA) untuk menguji keaslian foto ijazah Presiden Jokowi. Dalam uji tersebut, ditemukan indikasi error pada beberapa bagian penting, yaitu logo dan pas foto dalam ijazah tersebut.
Saat dibandingkan dengan tiga ijazah pembanding, Roy menyebut ijazah Jokowi tidak identik.
Adapun tiga ijazah pembanding tersebut adalah:
"Nah hasilnya apa? Inilah teman-teman tiga ijazah pembanding ketika kemudian dibandingkan dengan ijazah Joko widodo tidak identik," kata Roy di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (9/7).
Menurut Roy, ketiga ijazah pembanding menunjukkan kesamaan struktur dan desain, khususnya huruf "A" yang berada di dalam logo pada halaman depan. Namun, pada ijazah Jokowi, huruf "A" justru berada di luar logo.
Roy mengaku siap jika pihak kepolisian ingin memverifikasi dengan menghadirkan dua pemilik ijazah pembanding. Ia menyatakan Frono Jiwo dan Sri Murtiningsih bersedia hadir, sementara Hari Mulyono telah meninggal.
"Sangat setuju silakan, silakan hadirkan, Frono Jiwo silakan hadir, Sri Murtiningsih silakan hadir, tapi almarhum Hary Mulyono jangan, kita challenge polisi menghadirkan Frono Jiwo, Sri Murtiningsih," ungkapnya.
Roy juga mempertanyakan keabsahan gelar akademik dalam ijazah tersebut. Ia menyoroti nama Ahmad Soemitro yang disebut sebagai profesor dalam ijazah Jokowi. Padahal, menurutnya, Soemitro baru diangkat sebagai guru besar pada Maret 1986, setelah Jokowi dikabarkan lulus pada November 1985. (Metrotvnews/P-4)
Kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, menilai salinan ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo tanpa sensor yang diterima Bonatua Silalahi sebagai 99,9 persen palsu usai diteliti sejumlah ahli.
JEJAK Presiden ke-7 RI Joko Widodo saat menjalani praktik Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Ketoyan, Wonosegoro, Boyolali, pada periode Maret hingga pertengahan Juni 1985, akhirnya terkuak.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo menegaskan akan tampil di forum pengadilan, untuk menunjukkan ijazah serjana Fakultas Kehutanan UGM miliknya.
Akademisi Rocky Gerung mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan sebagai ahli yang dihadirkan pihak Roy Suryo dalam perkara dugaan ijazah palsu Jokowi.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
POLEMIK ijazah Jokowi yang terus berlarut dinilai tidak lagi menyentuh kepentingan publik dan cenderung bergeser menjadi isu politik yang diproduksi berulang.
Hakim MK Saldi Isra menegaskan uji materiil KUHP dan UU ITE tidak boleh bertumpu pada kasus konkret Roy Suryo dkk. Permohonan dinilai masih lemah secara konstitusional.
Penerapan pasal-pasal tersebut terhadap kliennya justru melanggar hak konstitusional warga negara, terutama kebebasan berekspresi dan hak memperoleh informasi.
Kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, menilai salinan ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo tanpa sensor yang diterima Bonatua Silalahi sebagai 99,9 persen palsu usai diteliti sejumlah ahli.
Polda Metro Jaya akan melimpahkan berkas tersangka klaster pertama kasus tuduhan ijazah Jokowi. Proses penyidikan terus berjalan dengan profesional.
Ada beberapa petunjuk dari jaksa dalam pengembalian berkas perkara tersangka kasus dugaan tuduhan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo cs
Kemudian, Herman menyebut Eggi Sudjana adalah sahabat perjuangan Roy Suryo cs dalam kasus ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved