Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengungkap sebanyak 1.449 kasus kejahatan jalanan yang terjadi selama periode April hingga Juni 2025. Ribuan kasus tersebut merupakan hasil operasi yang digelar Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) bersama jajaran Satreskrim Polres.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kegiatan operasi yang dilakukan Ditreskrimum bersama Satreskrim Polres Jajaran.
Selain itu, sebanyak 49 kasus pemerasan yang dilakukan kelompok preman dan debt collector juga berhasil dibongkar dalam lanjutan operasi premanisme.
"Setelah operasi premanisme kemarin digelar, kita masih mengungkap kembali sebanyak 49 kasus pemerasan yang yang dilakukan oleh kelompok-kelompok, baik itu debt collector maupun kelompok-kelompok premanisme," kata Wira, Selasa (8/7).
Dari seluruh kasus kejahatan tersebut, polisi telah menangkap 1.745 tersangka, yang terdiri dari:
Sebanyak 52 tersangka tercatat sebagai residivis atau pelaku yang pernah terlibat tindak pidana sebelumnya.
Dalam pengungkapan kasus-kasus tersebut, aparat juga menyita berbagai barang bukti kejahatan, antara lain:
(P-4)
Alfin Maksalmina Windian, warga Cibubur yang hilang sejak 11 Maret, ditemukan tewas terkubur sedalam 3 meter di Cikeas. Kasus kini ditarik Polda Metro Jaya.
Tragis! Alfin Maksalmina Windian (28) ditemukan tewas terkubur sedalam tiga meter di Cikeas setelah hilang selama dua pekan. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Polda Metro Jaya membeberkan kronologi kecelakaan Fortuner vs Agya di Tol Andara. Pengemudi Fortuner diduga ugal-ugalan dan menyalip lewat bahu jalan hingga mobil terguling.
Sebuah mobil taksi daring bernomor polisi B-1276-UNT tercebur ke kolam Bundaran HI pada Rabu (25/3/2026) dini hari. Polisi menyebut kecelakaan dipicu kurangnya kehati-hatian pengemudi
PANIT 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah mengungkap fakta baru dalam pelarian FTJ, Warga Negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan DA, cucu Mpok Nori.
SUBDIT Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kronologi lengkap kasus pembunuhan DA, cucu pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori, yang dilakukan oleh suami sirinya, FTJ.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved