Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAYAAN Lebaran Betawi 2025 akan digelar selama tiga hari penuh, mulai 25 hingga 27 April, berlokasi di kawasan ikonik Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Acara ini rencananya akan dihadiri oleh warga, para tokoh Betawi, perwakilan negara-negara sahabat, serta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
"Tadi beliau (Pramono) confirm untuk hadir dan acara puncaknya di tanggal 26," ujar Ketua Umum Forkabi, Abdul Goni, saat memberikan keterangan di Jakarta pada Senin.
Lebih lanjut, Goni menyampaikan bahwa Gubernur Pramono menitipkan harapan khusus agar perhelatan tahun ini digelar lebih meriah dan berkesan.
"Insya Allah kita akan sekuat tenaga bekerja keras para panitia ini untuk memeriahkan acara ini," imbuhnya.
Sementara itu, Makmun Amin selaku Ketua Panitia menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan akan berlangsung dari pagi hingga malam selama tiga hari berturut-turut, dengan berbagai suguhan budaya dan sajian khas Betawi yang siap menghidupkan suasana.
Panitia juga berniat mengundang para duta besar dari negara-negara Asia, kepala daerah dari wilayah penyangga Jakarta, serta perwakilan dari berbagai suku dan budaya yang ada di ibu kota untuk turut memeriahkan acara.
"Kemudian perwakilan-perwakilan provinsi yang ada di Jakarta. Kemudian tentunya para tokoh Betawi dan seluruh masyarakat Jakarta. Kita harapkan bisa hadir untuk bersama-sama memeriahkan Lebaran Betawi," ucap Makmun.
Wakil Ketua Panitia, Riano P Ahmad, menyampaikan bahwa pusat kegiatan akan difokuskan di sisi selatan dan tenggara kawasan Monas, yang dipersiapkan untuk menampung berbagai aktivitas budaya.
Tahun ini, tema yang diangkat adalah "Menyongsong lima abad Jakarta dengan semangat mempererat kearifan lokal masyarakat Betawi"—sebuah pesan yang menegaskan pentingnya merawat identitas Betawi di tengah keberagaman Jakarta.
"Ini bukan hanya untuk orang Betawi Lebarannya. Tapi masyarakat yang ada di Jakarta seperti etnis lain mungkin bersama-sama kita meriahkan Lebaran Betawi ini," tutup Makmun.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, curah hujan di wilayah Jakarta, akhir pekan lalu, sudah masuk dalam kategori ekstrem sehingga menyebabkan banjir
TIANG-tiang beton maupun besi bekas proyek Monorel Jakarta yang mangkrak masih berdiri sejak 21 Tahun silam. Tiang monorel tersebut berdiri kaki di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.
Warga juga diharapkan untuk tetap memantau kanal informasi resmi dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat hujan disertai angin kencang terjadi.
Puluhan tiang beton yang terlanjur berdiri akhirnya mangkrak selama belasan tahun, berubah menjadi besi tua.
Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan memulai pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada hari ini, Rabu (14/1).
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved