Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir dan longsor terjadi di empat desa di kawasan hulu air Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Desa-desa yang terdampak banjir tersebut antara lain, Desa Citeko, Desa Tugu Selatan, Desa Tugu Utara, dan Desa Leuwimalang.
Selain itu, banjir dan tanah longsor yang diakibatkan guyuran hujan sejak Minggu (2/3) siang itu, juga merusak rumah warga dan sejumlah fasilitas umum.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana dan Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor dan Kepolsian Resor Bogor, ada 12 titik atau lokasi bencana terdampak.
Pertama kejadian bencana banjir di Desa Citeko. Lokasi tepatnya di Kampung Citeko, RT 03/01. Dalam kejadian tersebut ada korban jiwa. Seorang warga atas nama Asep Mulyana, 35, hanyut.
Pada saat itu dirinya bersama keluarganya sedang berada di dalam rumah. Namun karena posisi rumah berada di bibir sungai, sehingga saat air banjir arus deras tiba, rumah berikut korban tersapu arus.
Anggota keluarganya dapat terselamatkan namun Asep Mulyana terbawa arus dan sampai saat ini korban belum ditemukan.
Di Desa Tugu Selatan, selain banjir juga terjadi tanah longsor dan jembatan putus. Berikut titik-titik tanah longsor dan jembatan putus:
1. Banjir/luapan air di Kampung Pensiunan RW 01 Desa Tugu Selatan. Hampir seluruh wilayah terdampak akibat luapan air.
2. Banjir/genangan air di Kampung Teladan RW. 05, Desa Tugu Selatan.
3. Banjir/uapan air di Simpang Alternatif Desa. Batulayang.
4. Longsor di sekitaran Simpang Lemigas Desa Tugu Selatan.
5. Longsor di sekitaran Pinus Desa Tugu Selatan.
6. Jembatan putus di Simpang Ciliwung Desa Tugu Selatan.
Sementara di Desa Tugu Utara, bencana terjadi di tiga titik. Lokasi tersebut yakni:
1. Longsor di Kampung Baru Jeruk, Desa Tugu Utara.
2. Jembatan putus di Simpang Ciliwung Desa Tugu Utara
3. Jembatan putus di sekitaran KFC Ds. Tugu Utara.
Adapun bencana di wilayah Desa Leuwimalang terjadi di dua titik.
1. Jembatan putus di Jl Hankam Desa Leuwimalang/Ds. Jogjogan.
2. Tanah terkikis di Bibir Sungai Kp. Legok Nyenang, Desa Leuwimalang. (DD/E-4)
Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) disebut menjadi faktor utama terjadinya banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Pohuwato, Gorontalo
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
Selain kebutuhan primer, salah satu yang juga dibutuhkan warga Aceh Tamiang adalah bantuan untuk memperbaiki kendaraan yang rusak akibat banjir.
BANJIR lumpur dan galodo yang kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatra Barat, tidak mengalihkan perhatian warga pesisir dari ancaman bencana lain yang tak kalah berbahaya.
Tanggul Sungai Bremi di Pekalongan jebol Rabu pagi (7/1). 335 KK terdampak banjir mendadak setinggi 1 meter, BPBD lakukan penanganan darurat
BANJIR di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro atau Sitaro, Sulawesi Utara, yang terjadi mulai Senin (5/1) dini hari menewaskan 16 orang, sementara tiga warga lainnya hilangĀ
MENTERI Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup memberikan sanksi administratif paksaan pemerintah terhadap 13 penanggung jawab usaha di kawasan Puncak.
BENCANA alam berupa banjir bandang dan longsor yang terjadi di sejumlah titik pada Sabtu (5/7) malam, membawa duka mendalam.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup (KLH) dibuat geram dengan ulah pengusaha yang mendirikan usaha di lokasi yang seharusnya menjadi serapan air di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.
SETELAH menyasar empat tempat wisata di kawasan resapan air di Cisarua dan Megamendung (Puncak), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, penyegelan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terus berlanjut.
Contoh pelanggaran yang ditemukan adalah tempat wisata yang awalnya mengajukan izin sebagai kawasan agrowisata, tetapi di lapangan justru dibangun bangunan permanen.
ALIH fungsi lahan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, diduga menjadi faktor terbesar terjadinya banjir bandang besar di wilayah itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved