Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus tabrak lari yang menewaskan seorang pria inisial AM, 36, yang mayatnya ditemukan tergeletak di trotoar depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Tebet, Jakarta Selatan.
"Pelaku terindikasi menggunakan mobil Mercedes Jeep berdasarkan serpihan barang bukti kaca lampu di TKP," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman saat dikonfirmasi, Rabu (25/12).
Latif menjelaskan pihaknya terus menyelidiki kasus ini dan sedang mencari CCTV dari sudut lainnya.
"Untuk Nomor Polisi hanya terbaca B 16***, saat ini sedang kita kembangkan," ujarnya.
Latif mengatakan, saat ini pihaknya tengah memburu pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Iya (diburu), sedang kita lidik terus," tuturnya.
Diketahui sebelumnya, polisi telah mengecek rekaman CCTV dikasus pria berinisial AM, 36, yang ditemukan tewas mengenaskan di trotoar depan TPU Menteng Pulo, Tebet, Jakarta Selatan. Polisi menyebut peristiwa ini murni kecelakaan.
"Sudah saya lihat itu murni laka lantas (kecelakaan lalu lintas), untuk CCTV sudah ada di laka lantas PMJ (Polda Metro Jaya)," kata Kapolsek Tebet Kompol Murodih saat dikonfirmasi, Selasa (24/12).
Murodih mengatakan, korban tengah berjalan di jalur sepeda. Kemudian korban ditabrak dengan kecepatan tinggi dari belakang oleh mobil.
"Dia lagi jalan di jalur sepeda, tahu-tahu dari belakang ditabrak dengan kecepatan tinggi," terangnya. (P-5)
Distamhut DKI akan menambah 1.300 petak makam di tempat pemakaman umum (TPU) Menteng Pulo 2, Tebet, Jakarta Selatan usai seluruh warga direlokasi ke rumah susun (rusun).
Sebanyak 133 kepala keluarga (KK) yang selama ini tinggal di TPU Menteng Pulo direlokasi ke Rusun Jagakarsa dan Rusun Rawa Bebek. Tiap KK disediakan rusun tipe 36.
Pria berinisial AM, 36, yang ditemukan tewas mengenaskan di trotoar depan TPU Menteng Pulo, Tebet, Jakarta Selatan. Polisi menyebut peristiwa ini murni kecelakaan.
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
Menurut dia, proses penegakan hukum atas kasus ini yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan langkah positif.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Polisi mengungkap jejak pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Rekaman CCTV menunjukkan aksi dilakukan secara terencana sejak awal.
Polda Metro Jaya identifikasi dua terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, BHC dan MAK. Polisi sebut total pelaku diduga lebih dari 4 orang.
Polisi ungkap identitas eksekutor penyiraman air keras Andrie Yunus (Kontras) berinisial BHC dan MAK lewat rekaman CCTV asli tanpa rekayasa AI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved