Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI masih mengusut aksi keributan pekerja proyek dengan warga di Tanah Abang, Jakarta Pusat, hingga menewaskan satu orang. Polisi kini tengah mengecek rekaman CCTV untuk memburu para pelaku yang terlibat.
"Kami juga sedang mengumpulkan CCTV untuk bisa kami identifikasi para pelaku yang terlibat," kata Kapolsek Tanah Abang AKBP Aditya Simanggara kepada wartawan, Rabu (18/12).
Aditya mengatakan 10 orang saksi sudah diperiksa, dengan rincian lima orang warga sekitar dan lima orang lainnya para pekerja proyek. Hingga kini tiga titik rekaman CCTV sudah diamankan.
"Saat ini kami sudah mengamankan tiga titik CCTV, sedang kami dalami. Kemudian, juga kami sedang menambah titik-titik lain untuk mendapatkan CCTV sehingga mendapatkan gambaran yang utuh terkait bentrokan kemarin," ujarnya.
Dari hasil penyelidikan, diketahui 30 orang warga mendatangi tempat para pekerja hingga akhirnya bentrokan pecah. Namun pihak kepolisian masih menyelidiki pelaku yang melakukan penganiayaan hingga menewaskan korban dari pihak pekerja berinisial AS, 71.
"Ini sedang kami identifikasi, kami sedang olah TKP juga, kami mengumpulkan keterangan dari para saksi yang melihat mengetahui kejadian tersebut," tuturnya.
Diketahui sebelumnya, keributan antara pekerja proyek dan warga terjadi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, kemarin. Satu orang dilaporkan tewas setelah terkena sabetan senjata tajam.
"Benar kemarin ada keributan antara warga di Jalan Kebon Kacang 11 dengan pekerja yang sedang melaksanakan pembersihan lahan jam 16.30 WIB," kata Kapolsek Tanah Abang AKBP Aditya Simanggara saat dihubungi, Rabu (18/12).
Aditya meluruskan informasi beredar yang menyebut bentrokan terjadi antarsuku. Dia menegaskan bentrokan terjadi antara warga dan pekerja proyek. Satu pekerja tewas terkena sabetan senjata tajam.
"Keributan bukan antar kelompok, tetapi warga dengan para pekerja. Satu korban dari pekerja meninggal dunia, diduga kena sabetan benda tajam," ujarnya. (P-5)
POLISI menjaga lahan proyek lokasi bentrokan antara pekerja dan warga di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Penjagaan dilakukan untuk mencegah terjadinya bentrok susulan.
SEORANG pria berinisial TW menjadi korban dugaan penipuan investasi lahan parkir di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Korban diduga mengalami kerugian hingga Rp500 juta.
Prabowomeminta agar seluruh layanan kereta api menjamin keamanan, kenyamanan, dan kebersihan, baik di gerbong maupun stasiun.
Motif pelaku melakukan tindakan tersebut karena merasa kesal, korban dan rekan-rekannya memaksa masuk dan merusak gerbang di lokasi yang dijaga oleh kelompok pelaku.
PolisiĀ menangkap pelaku pengeroyokan dan penembakan terhadap seorang pengacara diĀ
Korban seorang pria berinisial WA mengalami luka tembak di bagian punggung kanan atas dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Seorang pengacara berinisial WA menjadi korban pengeroyokan dan penembakan di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi telah memeriksa 40 saksi,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved