Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menangkap pelaku premanisme dan pungutan liar (pungli) di pasar-pasar yang ada di wilayah hukum Kota Bogor.
Setelah pekan lalu berhasil mengungkap dan menangkap lima orang pelaku pungli, polisi kembali menangkap dua orang pelaku pungli, Kamis(3/10).
"Ada dua pria yang diduga melakukan pungutan liar kami amankan,"kata Kapolresta Bogor Kota Komisaris Besar Bismo Teguh Prakoso, melalui keterangan pers tertulisnya, Kamis (3/10).
Baca juga : Warga Mengadu ke Presiden Soal Pungli di Pasar, Ini Kata Bima Arya
Kedua orang yang ditangkap itu A dan D. Dalam penangkapan, anggotanya menemukan barang bukti uang tunai, masing-masing Rp50 ribu dan Rp470 ribu.
Keduaya melakukan aksi pungli kepada pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Asem, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Menurut keterangan A, bahwa dia mengutip per hari dengan dalih uang keamanan dari jam 05.00 WIB sampai 06.00 WIB.
Baca juga : Polisi Bongkar Kasus Pungli Pasar Tumpah Merdeka Bogor, Lima Orang Ditangkap
Mereka mengutip sebesar Rp5.000 per hari dari para pedagang dengan alasan untuk keamanan.
A mengaku bahwa dalam sehari mereka dapat mengumpulkan sekitar Rp 400 ribu, di mana Rp 300.000 disetorkan kepada seseorang bernama J, sementara A mendapatkan Rp 100.000 untuk dirinya sendiri.
A juga menyebutkan bahwa terdapat kutipan mingguan yang bervariasi tergantung pada jumlah barang dagangan.
Baca juga : Polisi: Paguyuban Gebrak Lakukan Pungli di Pasar Tumpah Bogor
Bismo menjelaskan, pengungkapan kasus pungli ini tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mengeluh maraknya pungutan liar yang di pasar-pasar.
“Kami dari Polresta Bogor Kota akan menindak dengan tegas bagi siapa saja yang akan mengganggu Kamtibmas Kota Bogor. Kami akan melakukan pengamanan kepada warga Kota Bogor agar tidak menjadi korban kejahatan dan kami berkomitmen untuk menjadikan Kota Bogor yang aman, nyaman dan kondusif,"ungkap Bismo.
Dia juga menghimbau, apabila masyarakat mengetahui adanya tindak pidana dapat menghubungi nomer aduan di 087810010057 atau di call center 110. (DD/P-5)
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
CEO Sagha Group Hanta Yuda Rasyid menyalurkan 15.000 santunan bagi dhuafa, ojek online, disabilitas, hingga pekerja informal di Jabodetabek selama Ramadan 1447.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) merubah sistem penilaian baru dalam program penghargaan Adipura.
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Dampak terparah terjadi di Kampung Babakan Cicarewed, Desa Cijayanti.
INDONESIA kembali kehilangan salah satu sosok teladan moral bangsa. Meriyati Roeslani Hoegeng, yang akrab disapa Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso, istri dari mendiang Kapolri Jendral Hoengeng
Ia menyebut fenomena fear of missing out (FOMO) mendorong investor ramai-ramai masuk ke saham yang likuiditas dan fundamentalnya terbatas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved