Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi D DPRD DKI Jakarta Dedi Supriadi mendorong para pemilik gedung di Jakarta bisa menerapkan konsep green building yang dirancang lebih efisien dan ramah lingkungan.
dia mengatakan penerapan konsep ini diharapkan mampu menjadi salah satu upaya menunjang pengendalian polusi udara di Jakarta.
“Sebagai faktor penunjang, kita perlu banyak membangun taman kota di setiap sudut dan kebijakan green building untuk mengimbangi ruang tanah yang makin sempit,” ujar Dedi saat dihubungi, Selasa (16/7).
Baca juga : Armada Ramah Lingkungan Turunkan Polusi Udara di Kampus Universitas Indonesia
Ia mengungkapkan salah satu penerapan konsep green building bisa dilakukan dengan memanfaatkan atap atau rooftop sebagai tempat menanam.
Selain membuat gedung terlihat lebih segar, green building juga diharapkan mampu menyerap polusi sehingga kualitas udara makin bagus.
“Jadi rooftop atau di bagian bangunan gedung bisa dibuat taman yang berfungsi mengontrol kualitas udara,” kata Dedi.
Selain green building, memperbanyak ruang terbuka hijau (RTH) juga dinilai bisa menjadi faktor penunjang lain pengendalian polusi di Jakarta.
“Taman-taman kota itu perlu ada di setiap sudut kota, jadi paru-paru kota untuk masyarakat Jakarta,” pungkas Dedi. (Z-6)
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Pengembangan pendidikan di Jakarta mampu melibatkan berbagai sektor. Dengan demikian, nilai-nilai pembelajaran dapat tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa hingga cut-off September 2025, total luasan RTH Jakarta telah mencapai 3.605,93 hektare atau 5,45%.
Jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jakarta belum memenuhi kebutuhan warga.
Pemprov DKI akan menambah penyediaan maupun penataan taman-taman kecil di berbagai wilayah, seperti Jakarta Utara, Jakarta Barat, hingga Jakarta Selatan.
Keberadaan RTH bisa mengurangi polusi udara. Di samping itu, pemenuhan RTH di Jakarta juga menjadi kewajiban bagi para pengembang properti.
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Dokter spesialis kulit dan kelamin, Fitria Agustina, menegaskan bahwa mandi satu hingga dua kali sehari sudah cukup, meskipun Indonesia saat ini tengah menghadapi cuaca ekstrem
Polutan yang terhirup ibu hamil dapat masuk ke aliran darah, menembus plasenta, dan memicu stres oksidatif serta peradangan yang berdampak pada janin.
Pada 2022, beban ekonomi akibat dampak kesehatan dari polusi udara diperkirakan mencapai US$220 miliar, atau sekitar 6,6% dari PDB nasional (PPP).
IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 70,5 mikrogram per meter kubik.
Dengan kondisi tersebut, berdasarkan laman IQAir, maka kelompok sensitif disarankan agar sebaiknya tidak beraktivitas di luar ruangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved