Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM Dilan 1983 Wo Ai Ni menjadi film terbaru waralaba Dilan yang diproduksi Falcon Pictures. Dalam film yang kembali disutradarai Fajar Bustomi dan Pidi Baiq, Muhammad Adhiyat berperan sebagai Dilan saat masih Sekolah Dasar (SD).
Di film itu, Dilan berjumpa dengan sosok yang membuatnya cinta monyet, Mei Lien (Malea Emma).
Dalam film tersebut, Dilan baru saja pulang ke Bandung setelah dua tahun ikut bersama ayahnya yang merupakan tentara, bertugas di Timor-Timor (kini Timor Leste).
Baca juga : Casting Film Dilan 1983: Wo Ai Ni Butuh Setahun hingga ke Amerika
Saat ia kembali ke sekolahnya dulu yang ditinggalkan di Bandung, ia menjumpai sosok baru, yang belum pernah dilihatnya, berada satu kelas dengannya. Sosok yang mencuri perhatian itu adalah Mei Lien. Sejak itu, Dilan pun kerap mengganggu Mei Lien.
Menurut Adhiyat, ada satu adegan yang paling menarik bersama Malea Emma.
“Paling menarik scene saat aku salaman sama Mei Lien. Karena di film itu pertama kalinya Mei Lien mau berinteraksi sama Dilan. Saat syuting juga paling berasa chemistry-nya,” kata Adhiyat saat konferensi pers seusai gala premiere di CGV mal Paris Van Java (PVJ) Bandung, Minggu, (9/6/2024).
Baca juga : Dilan 1983: Wo Ai Ni Sebar Poster Billboard di 40 Titik di Bandung Sekaligus Rilis Trailer
“Semoga pesan ayah (Pidi Baiq) bisa dimengerti oleh penonton, mereka bisa menikmatinya dan suka,” tambah Adhiyat.
Malea Emma pun menambahkan, Mei Lien merupakan karakter yang sedikit mirip dengan dirinya. Malea dan Mei Lien punya sisi personal yang sama seperti yang ada di film.
“Ini film yang keren dan lucu. Saya senang juga bisa punya karier enggak cuma di Ameriksa Serikat tapi juga di Indonesia,” kata Malea yang lebih dulu berkarier di AS.
Dilan 1983: Wo Ai Ni tayang mulai 13 Juni 2024 di bioskop.
Giselle menjadikan syuting film Petualangan Anak Penangkap Hantu layaknya bermain, terlebih dilakukan bersama dua rekannya, termasuk Muzakki Ramdhan, yang berperan sebagai Rafi.
Film Sadali, yang merupakan sekuel dari Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu, dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 5 Februari 2026.
FILM Dilan telah menjadi fenomena di masyarakat Indonesia, berawal dari sebuah novel karya Pidi Baiq, dunia Dilan terus berkembang menjadi film.
Pidi Baiq mengungkapkan kembali menulis lanjutan kisah Dilan lantaran dorongan masih banyak orang-orang yang menanyakan kelanjutan kisah tersebut.
Film Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu mengangkat kisah Sadali yang siap menuntut ilmu di Yogyakarta, namun takdir membawa dirinya terikat perjodohan dengan Arnaza
Dilan 1983 Wo Ai Ni bukanlah cerita cinta, melainkan film nostalgia persahabatan masa SD dari era 1980-an. Tayang mulai hari ini, 13 Juni 2024 di jaringan bioskop
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved