Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI mengungkap detik-detik pembunuhan AH, 31, yang dilakukan keponakannya sendiri, FA, 23, yang jasadnya dibungkus sarung dan karung di Pamulang, Tangerang Selatan.
Kepala Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Uly mengatakan pelaku membacok korban sebanyak empat kali saat tengah makan pada Jumat (10/5) lalu.
Adapun alat yang digunakan yakni sebuah golok pemotong kelapa yang dia ambil dari toko kelapa di samping warung korban.
Baca juga : Pelaku Pembunuhan Mayat Terbungkus Sarung di Pamulang Tangsel Ditetapkan Tersangka
"Jadi kalau rangkaian kejadiannya itu dia (korban) pas sore itu lagi makan dihantam dari belakang sama si pelaku," kata Titus saat dihubungi, Selasa (14/5).
Setelah dipastikan tewas, pelaku membawa jasad korban ke kamar mandi untuk dibersihkan. "Habis dihantam empat kali dia meninggal, terus dibersihkan dimasukan ke kamar mandi, terus malam itu dibungkus pakai karung sama sarung, terus jam 21.00 WIB dibuang," ucapnya.
Awalnya pelaku sempat bingung ingin membuang ke mana. Setelah satu jam berkeliling, akhirnya korban dibuang di sebuah lahan perumahan di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.
Diketahui sebelumnya, jasad AH ditemukan di sebuah perumahan kawasan Pamulang, Tangerang Selatan. Jasad korban dibungkus menggunakan kain sarung. Korban merupakan warga asal Sumenep, Jawa Timur. Pelaku sebelumnya dibawa korban ke Tangerang untuk membantu menjaga warung kelontong miliknya. (Fik/P-5)
Berdasarkan hasil penyelidikan tim Puslabfor Polri, kebocoran gas terpicu oleh pemantik dari kompor yang mengakibatkan ledakan dashyat dengan menghancurkan delapan rumah warga.
Ledakan di Pamulang, Tangerang Selatan, diduga berasal dari tabung gas. Puslabfor Polri menemukan bukti berupa tabung gas, kompor, dan selang regulator.
Delapan rumah rusak berat, belasan rusak ringan, dan tujuh orang terluka akibat ledakan yang masih diselidiki polisi.
Pamulang dan Ciputat tengah mencuri sorotan kembali, terutama dari kalangan keluarga muda yang tengah berburu rumah pertama.
N diduga telah diserang F membabi buta dengan sebilah celurit bersimbah darah tak berdaya mengenai lehernya hingga tewas di tempat kejadian.
Lisa mengungkapkan sebelum melahirkan, dirinya sempat mendapat tekanan dari pihak RK untuk menjalani pemeriksaan kehamilan dan persalinan di rumah sakit pilihan RK.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah menjadwalkan pemeriksaan Richard Lee untuk mendalami keterangan tambahan.
Kepolisian terus bergerak menelusuri setiap petunjuk terkait keberadaan tersangka AJ.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah hukum ini diambil sebagai upaya edukasi sekaligus perlindungan bagi generasi muda dari praktik investasi yang tidak memiliki legalitas jelas.
Polisi telah menerima laporan tersebut. Saat ini, status terlapor masih dalam tahap penyelidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved