Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
FAHRI Hamzah menggugat lima orang dari pihak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memiliki andil atas pemecatannya sebesar Rp501 miliar. Gugatan itu dibacakan oleh kuasa hukumnya dalam sidang gugatan perdata pada Senin (9/5).
"Menuntut agar membayarkan kerugian secara materiil dan immateriil. Rincian materiil membayar Rp1,6 juta untuk perkara, Rp1 miliar untuk pembayaran jasa kuasa hukum, dan untuk kerugian immateriil Rp500 miliar," ujar kuasa hukum Fahri, Mujahid A Latief, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Selain itu, kubu Fahri juga meminta hakim untuk mencabut segala keputusan kelima tergugat terkait pemecatannya dari PKS. Kelima orang yang dimaksud ialah Presiden PKS Shohibul Iman, Ketua Dewan Syariah Surahman Hidayat, Wakil Ketua Dewan Syuro Hidayat Nur Wahid, Abdul Muis, dan Abi Sumaid.
"Meminta agar putusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang berkaitan dengan pemberhentian Pak Fahri Hamzah itu dinyatakan batal demi hukum," kata Mujahid.
Menanggapi hal tersebut, kubu PKS diwakili kuasa hukum Zainuddin Paru dan anggota Majelis Tahkim Abdi Sumaithi akan memberikan jawabannya pada 16 Mei mendatang.
Sidang gugatan perdata ini merupakan tindak lanjut dari proses mediasi antara kubu Fahri dan kubu PKS. Pada Selasa (3/5) pekan lalu, dua belah pihak batal melakukan proses mediasi sebab kelima tergugat tidak hadir. Namun lagi-lagi, lima orang yang menjadi tergugat tak hadir sehingga hakim memutuskan untuk mengakhiri mediasi dan melanjutkan pada proses persidangan.
Fahri pun menyayangkan keputusan pihak tergugat yang hanya diwakilkan oleh kuasa hukum. Menurutnya, kuasa hukum tidak bisa membuat keputusan-keputusan strategis karena harus disampaikan terlebih dulu kepada pihak yang diwakilkan.
"Di dalam mediasi itu ada surat edaran MA, jelas kalau tidak hadir berarti kurang itikad baiknya. Seharusnya dihadiri semua, seratus persen," ujar Fahri. (Nic/OL-5)
Ratusan rumah di Perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI) Tangsel terendam banjir setinggi 1 meter, Sabtu (4/4). Akses jalan sempat terputus total. Simak update terkininya.
Berdasarkan hasil penyelidikan tim Puslabfor Polri, kebocoran gas terpicu oleh pemantik dari kompor yang mengakibatkan ledakan dashyat dengan menghancurkan delapan rumah warga.
Ledakan di Pamulang, Tangerang Selatan, diduga berasal dari tabung gas. Puslabfor Polri menemukan bukti berupa tabung gas, kompor, dan selang regulator.
Pamulang dan Ciputat tengah mencuri sorotan kembali, terutama dari kalangan keluarga muda yang tengah berburu rumah pertama.
N diduga telah diserang F membabi buta dengan sebilah celurit bersimbah darah tak berdaya mengenai lehernya hingga tewas di tempat kejadian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved