Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM penonaktifan nomor induk kependudukan (NIK) di Jakarta membuat pekerja asal Jakarta di luar daerah khawatir. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta harus lebih masif menyosialisasikan program tersebut.
"Penonaktifan NIK bagi orang-orang yang terdaftar di Jakarta tapi dia tidak tinggal di Jakarta ini bisa menyebabkan kebingungan," kata anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Bambang Kusumanto kepada wartawan, Senin (29/4).
Bambang mengatakan NIK merupakan identitas yang melekat pada pemiliknya dan menjadi legalitas dasar untuk semua urusan pendataan masyarakat. Sehingga penghapusan NIK harus benar-benar selektif.
Baca juga : Dukcapil DKI telah Layangkan Surat Penonaktfian 92 Ribu NIK ke Kemendagri
"Kalau NIK-nya dimatikan bisa berdampak luas," papar dia.
Bambang menyebut dampak program itu juga terasa bagi pemilik NIK Jakarta yang bekerja di luar negeri. Mereka khawatir hak-hak dan data kependudukannya berubah hingga kebingungan saat hendak mengurus perubahan data.
"Harus disosialisasikan terus jangan sampai nanti terjadi kematian pendataan warga karena NIK-nya sudah tidak bisa berfungsi. Cek dulu ke lapangan," ujar dia. (Z-3)
Pemprov DKI sudah bersepakat dengan Badan Pendapat Daerah (Bapenda) Jawa Barat dan Banten untuk menggratiskan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) terdampak penonaktifan NIK
Budi berharap, NIK warga ini sudah dapat nonaktif pada pekan ini. Hal itu agar upaya tertib administrasi kependudukan dapat segera dilakukan.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved