Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 1.564.278 kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) hingga Lebaran hari pertama. Jumlah itu tercatat pada periode H-7 sampai dengan hari pertama Idul Fitri 1445 Hijriah atau Rabu-Rabu, 3-10 April 2024.
"Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) barrier/utama," kata Marketing and Communication Department Head Jasa Marga Faiza Riani melalui keterangan tertulis, Kamis (11/4).
Keempat GT tersebut yakni GT Cikupa yang menuju arah Merak, Banten, dan GT Ciawi yang menuju arah Puncak, Jawa Barat. Kemudian, GT Cikampek Utama yang menuju arah Trans Jawa, dan GT Kalihurip Utama yang menuju arah Bandung, Jawa Barat.
Baca juga : Hingga H-1 Lebaran, 1,3 Juta Kendaraan Telah Meninggalkan Jabotabek
Kendaraan yang meninggalkan Jabotabek tersebut terdistribusi melalui tiga arah. Sebanyak 919.862 kendaraan atau 58,8 persen menuju arah Timur atau Trans Jawa dan Bandung.
Kemudian, 376.133 kendaraan atau 24 persen menuju arah Barat atau ke Merak. Lalu, 268.283 kendaraan atau 17,15 persen menuju arah Selatan atau ke Puncak.
Faiza memerinci kendaraan yang ke arah timur atau melalui Trans Jawa dan Bandung yang meninggalkan Jabotabek. Kendaraan yang menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejumlah 641.349.
Baca juga : 681 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Saat Libur Panjang Imlek
"Jumlah itu meningkat sebesar 208 persen dari lalu lintas normal," ujar Faiza.
Kemudian, kendaraan yang menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, sejumlah 278.513 kendaraan. Angka itu meningkat sebesar 18,76 persen dari lalin normal.
"Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 919.862 kendaraan, meningkat sebesar 107,76 persen dari lalin normal," jelas Faiza.
Berikutnya, kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak sebanyak 376.133 kendaraan. Angka itu meningkat sebesar 3,32 persen dari lalin normal.
"Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 268.283 kendaraan, meningkat 0,21 persen dari lalin normal," ucap Faiza. (Z-6)
Pengecekan teknis kendaraan wajib dilakukan secara menyeluruh, namun yang tidak kalah penting adalah menjaga stamina dan konsentrasi pengemudi.
Langkah penyelamatan pertama yang paling penting usai kendaraan terendam banjir adalah tindakan pencegahan terhadap sistem kelistrikan.
Sewa kepemilikan mobil merupakan model penggunaan kendaraan jangka panjang yang menggabungkan konsep sewa dengan peluang kepemilikan.
Pengendara sepeda motor kadang menghadapi dilema ketika menghadapi hujan dan banjir, apakah harus menghentikan kendaraan atau tetap melanjutkan perjalanan.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencuci kendaraan untuk menghilangkan lumpur dan kotoran, terutama di bagian bawah kendaraan.
IMPLEMENTASI solusi keamanan kendaraan terpadu berbasis internet of things (IoT) di ekosistem lintas industri terus diakselerasi.
DIREKTUR Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan sebanyak 1.556.310 kendaraan meninggalkan Jakarta. Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek) pada H-7 sampai H+1 Natal.
PT Jasa Marga mencatat 184.824 kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek) pada H-1 periode libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1447H/2025.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat 685.079 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada H1 sampai H+2 libur Idul Fitri 1446H/Lebaran 2025.
Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 23,2% jika dibandingkan dengan lalin normal dan naik 0,4% dari lalin Lebaran 2024 pada periode yang sama.
Pengguna jalan diimbau untuk menghindari perjalanan di waktu yang diprediksi menjadi waktu puncak.
Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 13,5 persen jika dibandingkan lalu lintas normal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved