Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
TINDAK kejahatan jalanan seperti pembegalan, jambret, dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih marak terjadi dalam beberapa pekan terakhir di wilayah Jakarta dan suburban. Insiden tersebut sering kali disertai dengan tindak kekerasan, penganiayaan hingga mengakibatkan korban cedera seumur hidup dan bahkan meninggal dunia.
Kejahatan jalanan tidak hanya terjadi saat malam. Para bandit itu juga nekat melancarkan tindakan mereka ketika matahari belum terbenam. Mereka seolah-olah tidak takut tertangkap dan terus berkeliaran memanfaatkan situasi ramai dan sepi untuk mencari target.
Selengkapnya baca di epaper Media Indonesia https://epaper.mediaindonesia.com/detail/a-7997
Mayoritas publik atau sekitar 67 persen percaya bahwa penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi mengurangi independensi kepolisian.
kasus yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta serta arogansi terhadap penjual es gabus menunjukkan polisi tidak lagi menghayati perannya sebagai pelayan masyarakat.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Menurut Fauzan, wacana pembentukan kementerian khusus yang membawahi kepolisian justru berisiko menambah kerumitan birokrasi.
Sifat rekomendasi tersebut cenderung konvensional dan sudah umum dikenal dalam diskursus reformasi kepolisian di Indonesia.
Komitmen tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh pucuk pimpinan Korps Bhayangkara.
Kapolda Babel Irjen Viktor T. Sihombing mengatakan patroli tersebut dilaksanakan oleh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Menumbing (OLM) 2025.
Rute patroli dimulai dari Mapolres Brebes menuju jantung kota, menyisir tempat ibadah, Stasiun Brebes, terminal angkutan, hingga kantor perbankan.
GUNA menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Kodim 0707/Wonosobo, Jawa Tengah bersama Polres setempat terus menggencarkan patroli cipta kondisi.
Polri bersama TNI menggelar patroli skala besar di seluruh wilayah Indonesia pascademonstrasi yang berujung ricuh di sejumlah daerah
Polda Metro Jaya mengintensifkan patroli skala dengan menyisir hingga ke gang-gang di pemukiman warga. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan warga
POLDA Metro Jaya menggelar patroli skala besar di berbagai wilayah Ibu Kota pada Senin (1/9), guna memastikan keamanan dan ketertiban pascaaksi demonstrasi. Sebanyak 350 personel dikerahkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved