Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITIKUS Partai NasDem yang juga anggota DPR RI Ahmad Sahroni menyoroti aksi Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang melakukan program Sembako Murah untuk membantu keluarga pra sejahtera. Namun, bukan kebijakannya, kritik Sahroni tertuju pada warna tas kain yang digunakan untuk membungkus sembako murah tersebut.
Di salah satu foto yang diambil oleh Humas Pemprov DKI Jakarta, Heru terpotret menyerahkan sembako pada warga. Sembako dikemas dalam tas kain berwarna biru muda dengan tulisan 'Sukses Jakarta Untuk Indonesia' yang merupakan slogan baru Pemprov DKI Jakarta yang menggantikan slogan Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 'Maju Kotanya, Bahagia Warganya'.
"Trimakasih pak PJ @herubudihartono @dkijakarta atas perhatian nya kepada masyarakat Jakarta. Tapi Boleh tanya gak yah ?? skrg bungkusan Sembako murah udh berubah warna apa mmg gmn yah ?? duh beneran mau tanya donk gaes ??," tulis Sahroni dalam unggahan di akun Instagram pada Kamis (8/2).
Baca juga : Lagi Viral, Kepala Desa Temanggung Kampanyekan Prabowo-Gibran
Diketahui, dalam masa kampanye Pemilu 2024 ini, warna biru muda kerap digunakan oleh capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Warna tersebut pertama kali digunakan keduanya saat deklarasi pencalonan Prabowo-Gibran menjadi capres-cawapres Pemilu 2024. Keduanya menggunakan kemeja polos berwarna biru muda pada acara deklarasi yang dilakukan di Stadion Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, 25 Oktober 2023 lalu.
Sejak saat itu, tim sukses kampanye Prabowo-Gibran menggunakan warna biru muda dalam setiap kegiatan kampanye termasuk saat hadir dalam debat capres dan cawapres yang diselenggarakan KPU RI.
Di sisi lain, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono membantah program Sembako Murah yang diadakan Pemprov DKI Jakarta berkaitan dengan Pemilu 2024. Heru menegaskan, tidak ada niat lain dalam penyelenggaraan kegiatan pasar sembako murah kecuali membantu masyarakat.
Baca juga : Pemprov DKI Jakarta Salurkan Paket Sembako Murah Seharga Rp100 Ribu
"Kami pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak ada niat apapun. Yang ada niatnya adalah membantu masyarakat dan menstabilkan inflasi," kata Heru.
Heru meminta agar masyarakat tidak salah mengartikan apa yang dilakukan Pemprov DKI dalam kegiatan Sembako Murah.
Sebab, kegiatan tersebut adalah bentuk kehadiran Pemprov DKI kepada masyarakat.
Baca juga : Gandeng Swasta, Sembako Murah Diselenggarakan di 59 Lokasi di DKI Jakarta
"Jadi, para pihak untuk bisa memahami bahwa kami Pemda DKI hadir di sini untuk masyarakat dan tidak untuk lainnya," kata Kepala Sekretariat Presiden itu.
"Jadi, ada pihak-pihak yang menyampaikan bahwa saya mengadakan kegiatan sembako murah melakukan sesuatu, tidak. Sekali lagi, ini untuk kepentingan masyarakat," tuturnya.
(Z-9)
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
Guna mengantisipasi kenaikan harga yang ekstrem, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah darurat berupa Operasi Pasar.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah
Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau pergerakan harga dan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Kenaikan harga ini sudah berlangsung hampir dua minggu
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan jaminan keamanan bagi 270.000 warga Jakarta pemegang kartu Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
Satpol PP DKI Jakarta menjangkau 178 PPKS hingga 9 Februari 2026. Penjangkauan akan ditingkatkan menjelang Ramadan demi ketertiban dan perlindungan sosial warga.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved