Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANA Tugas Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menyebut curah hujan ekstrem menjadi penyebab banjir melanda beberapa wilayah Jakarta pada Rabu (31/1) lalu.
Ika mengatakan, di wilayah utara Jakarta bahkan tercatat curah hujan mencapai 144 mm.
"Kemarin curah hujan di utara memang 144 mm cenderung lebat," kata Ika saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (1/2)
Baca juga : Hujan Lebat Sejak Jumat, 7 RT Wilayah Jakarta Barat Terendam Hingga 1 Meter
Sudin Jakarta Utara, lanjutnya, juga sudah menyediakan pompa-pompa mobile untuk mengatasi genangan. Satgas Dinas SDA DKI Jakarta juga terus bersiaga di musim hujan ini.
"Pompa-pompa kemaren sudah langsung dikerahkan sehingga bisa segera ditangani," jelasnya.
Sebelumnya, hujan lebat mengguyur Jakarta sejak Rabu (31/1) pagi menyebabkan kenaikan status Pintu Air Karet, Pos Pantau Angke Hulu, Pintu Air Pasar Ikan, Pos Pantau Cipinang Hulu, Pintu Air Manggarai menjadi Siaga 3 (Waspada) dan Pos Pantau Sunter Hulu menjadi Siaga 1 (Bahaya).
Baca juga : Hujan Guyur Jakarta Sejak Siang, 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Hal ini menyebabkan 37 RT dan 20 ruas jalan tergenang. Wilayah yang paling banyak tergenang adalah Jakarta Timur (28 RT). Sementara untuk ruas jalan yang tergenang terbanyak berada di wilayah Jakarta Utara. (Z-4)
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
New York City berduka setelah 18 orang tewas akibat suhu beku ekstrem yang melanda selama 13 hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG operasikan modifikasi cuaca (OMC) untuk cegah banjir Jakarta hingga 12 Februari 2026. Simak langkah mitigasi dan status pintu air terbaru.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Satpol PP DKI Jakarta menjangkau 178 PPKS hingga 9 Februari 2026. Penjangkauan akan ditingkatkan menjelang Ramadan demi ketertiban dan perlindungan sosial warga.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
Pramono Anung menyiapkan 200 ekskavator untuk melakukan pengerukan di lima wilayah Jakarta cegah banjir. Sebab, BMKG memprediksi bahwa akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, besok
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sebanyak 200 ekskavator telah dikerahkan untuk pengerukan. Sebab, Jakarta diprediksi masih akan diguyur hujan lebat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved