Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT kebijakan publik Roy Valiant Salomo menyarankan Pemprov DKI dan PT Jakarta Propertindo duduk bersama warga eks Kampung Bayam untuk menyelesaikan masalah Kampung Susun Bayam. Pemerintah harus membuka ruang mediasi dan mengutamakan pendekatan persuasif dalam hal ini demi kepentingan rakyat.
"Jakpro membuka ruang mediasi atau dialog agar penyelesaiannya manusiawi. Jangan langsung pakai pendekatan hukum, salah benar. Harus ada jalan keluar yang baik untuk rakyat kecil," ujar Roy saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (10/1).
Ia menjelaskan, penegakkan hukum memang penting. Namun, dalam penyelesaian konflik antara Jakpro dengan warga eks Kampung Bayam, tujuan utama yang harus dicapai yakni memberikan solusi terbaik bagi warga.
Baca juga: Tempuh Jalur Hukum Soal Kampung Bayam, Pemprov DKI Disebut Tak Punya Empati
"Jadi baik cara maupun tujuannya haruslah mengacu pada kepentingan rakyat, bukan sekedar penegakan hukum walupun penegakan hukum tentunya juga penting.
Selain itu, baik Jakpro maupun Pemprov DKI harus bersikap transparan terkait nasib warga. Selama ini, warga tidak terinformasikan dengan baik penyebab Kampung Susun Bayam belum dapat dihuni oleh warga.
Baca juga: Sempat Disentil Anies, Jakpro Sebut Warga Eks Kampung Bayam Tinggal Layak Di Rusun Nagrak
Selain itu, Pemprov DKI dan Jakpro juga harus menjelaskan encana pengelolaan jangka panjang Kampung Susun Bayam.
"Ya tentu saja, transparansi dan respek serta 'trust' terhadap rakyat itu syarat berdiskusi," tandasnya.
Sebelumnya, PT Jakpro mempolisikan warga eks Kampung Bayam yang menempati secara paksa Kampung Susun Bayam. Kampung Susun Bayam didirikan di dekat Jakarta International Stadiun (JIS) dan diresmikan oleh Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kala itu, Anies berjanji merelokasi warga yang telah lama tinggal di Kampung Bayam ke Kampung Susun Bayam apabila pembangunan JIS telah selesai. (Z-10)
PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau jakpro menegaskan komitmen kuat dalam penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten dan berkelanjutan.
Jakpro mengimbau masyarakat mengacu informasi resmi pengelola Planetarium Jakarta melalui kanal Taman Ismail Marzuki (TIM) mengingat tingginya antusiasme terhadap Teater Bintang
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak akan mentolerir praktik percaloan dalam penjualan tiket Planetarium Jakarta.
Fasilitas dalam pengembangan kawasan berorientasi transit di pusat Jakarta ini diharapkan memudahkan masyarakat berpindah antarmoda transportasi tanpa perlu keluar area.
Jakpro harus mulai mempromosikan aset-aset yang dapat dikerjasamakan ataupun disewakan,
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap alasan menunjuk juru bicara eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai komisaris di BUMD PT Jakpro.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Letaknya yang strategis di samping JIS menjadikannya salah satu titik potensial untuk pengembangan wisata urban di Jakarta Utara.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved