Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRIA berinisial WH membuat gaduh di bus menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (15/12). Dalam video yang diunggah di media sosial itu terlihat area depan bus penuh dengan penumpang.
WH yang berdiri di dekat pintu tiba-tiba cekcok dengan penumpang lain. Kemudian mereka memaksa WH turun dari bus. Penumpang meminta sopir agar membuka pintu bus di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta.
Terkait dengan kasus itu, Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Reza Fahlevi mengatakan WH diduga memiliki gangguan kejiwaan atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). "Setelah dilakukan pendalaman diketahui bahwa saudara WH memiliki riwayat medis yang membutuhkan perawatan kejiwaan," kata Reza saat dikonfirmasi, Sabtu (16/12).
Baca juga: Ibu Balita yang Dianiaya tidak Mau Pulang ke Indonesia
"Dari informasi tersebut, kami bersama dengan keluarga berkoordinasi untuk membawa saudara WH untuk dirawat di salah satu pusat kesehatan guna mendapatkan penanganan medis," ungkapnya.
WH hendak bepergian menuju Padang, Sumatra Barat. Namun, setibanya di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, WH justru tidak meneruskan perjalanan, melainkan menumpangi bus dan turun di Terminal 1.
Baca juga: Polisi Tangkap Pria Hendak Tusuk Imam Musala Jakarta Timur
"Dari dalam video yang kita bisa lihat sama-sama di media, memang ada perbincangan yang cukup runcing antara saudara WH dengan penumpang lain," ungkap Reza.
Saat ini polisi masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis berkait kondisi WH. Polisi juga menunggu apabila ada laporan dari penumpang yang merasa terganggu.
"Memang yang bersangkutan mengawali pembicaraan tanpa ada penyebab. Jadi mungkin karena kondisi kejiwaan yang dialami, jadi arah pembicaraannya sedikit tidak terarah," ujar Reza.
Kini, WH telah dibawa keluarganya ke salah satu rumah sakit jiwa di wilayah Jakarta Barat. (Z-2)
BALAI Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya memperketat pintu masuk bandara dan pelabuhan untuk mengantisipasi agar virus Nipah tidak masuk wilayah Jawa Timur.
Negara-negara seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura telah lebih dulu memperketat pengawasan di pintu masuk wilayah mereka untuk mencegah masuknya virus Nipah.
Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah di bandara
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan alasan rencana pembukaan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta,.
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Ia menekankan kesiapan armada menjadi kunci agar layanan berjalan efektif sejak awal operasional.
Targetnya, layanan ini harus sudah beroperasi penuh sebelum memasuki periode mudik Lebaran guna membantu mobilitas warga menuju bandara.
Trayek tersebut akan menjadi etalase utama bagi transportasi publik Jakarta di mata dunia,
Pemprov DKI tengah melakukan finalisasi terhadap kesiapan armada bus serta infrastruktur pendukung di sepanjang rute tersebut.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan rencana pengoperasian rute Transjakarta Blok M-Soetta memasuki tahap finalisasi.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved