Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLDA Metro Jaya Irjen Karyoto sangat menyesalkan banyaknya aksi tawuran yang terjadi di sejumlah wilayah di Ibu Kota.
"Saya sebagai Kapolda kalau menerima laporan tawuran, ada yang MD atau meninggal dunia," kata Karyoto, Sabtu (26/8).
Padahal, Polri disebutnya bersama dengan TNI sudah melakukan upaya maksimal untuk mencegah tawuran. Untuk itu, Karyoto mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan kehidupan anak-anak mereka ketika berada di luar rumah.
"Saya ingin bertanya kepada para orang tua, ada remaja yang ngumpul di jam 01.00 WIB kira-kira apa yang akan terjadi? Ingat bahwa tawuran itu terjadi karena ada dua tiga orang yang berkumpul pada jam yang tidak semestinya. Marilah perhatikan anak-anak kita," sebutnya.
Baca juga: Polisi Amankan 10 Pelajar Diduga Hendak Tawuran di Setiabudi, Jaksel
"Masalah keamanan sebenarnya bukan tanggung jawab kami semata ini tanggung jawab kita bersama semua," imbuhnya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk responsif melaporkan untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian jika terjadi aksi tawuran.
Baca juga: Terlibat Tawuran, KJP 2 Siswa di Johar Baru Dicabut
"Segera lapor jika ada potensi-potensi tawuran, libatkan kami. Selalu ada jalan keluar untuk setiap masalah yang terjadi di tengah masyarakat terutama masalah tawuran," pungkasnya. (Z-6)
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menepis isu yang menyebut dirinya mundur dari Polri setelah dimutasi menjadi Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri. I
Irjen Karyoto memastikan akan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan berita bohong atau hoaks terkait isu dirinya mundur dari Polri
Irjen Karyoto, ditunjuk sebagai Kepala Badan Pemeliharaan dan Keamanan (Kabaharkam) Polri. Dengan jabatan barunya ini, Karyoto akan segera menyandang pangkat Komisaris Jenderal (Komjen)
Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2025 selama 14 hari, mulai hari ini, Senin 14 Juli hingga 27 Juli 2025. Terdapat 14 jenis pelanggaran yang menjadi target sasaran.
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto meminta jajarannya untuk tidak memberikan toleransi terhadap pengguna kendaraan yang menggunakan pelat nomor palsu dalam Operasi Patuh Jaya 2025.
Polda Metro Jaya resmi mulai menggelar Operasi Patuh Jaya 2025, pada Senin 14 Juli hingga 27 Juli 2025. Salah satu fokus utama adalah menindak pengguna pelat nomor palsu.
Penguatan kepemimpinan kepala sekolah merupakan bagian kunci dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo.
Pelaksanaan TKA SD dan SMP tahun 2026 diawali dengan pendaftaran peserta 19 Januari hingga 28 Februari 2026,
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
Inisiatif pemerintah melalui Sekolah Rakyat ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk dunia usaha dan praktisi pengembangan sumber daya manusia.
Nilai rapor yang sempurna tidak lagi menjamin kesiapan anak menghadapi dunia nyata jika tidak dibarengi dengan daya tahan mental.
Chromebook yang rusak dibiarkan tidak terpakai. Sekolah memilih mengoperasikan laptop lama berbasis Windows untuk mendukung kegiatan siswa,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved