Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Kanwil DKI Jakarta menyerahkan santunan Rp70.365.686 kepada Erni selaku ahli waris dari Almarhum Madi, peserta Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.
Secara simbolis, santunan diberikan langsung oleh Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Deny Yusyulian di Kantor PT Wahana Multi Selaras (Westbike) di Jakarta, Jumat (11/8).
“Kami dari BPJS Ketenagakerjaan Kanwil DKI Jakarta mengucapkan turut belasungkawa atas meninggalnya almarhum Bapak Madi, semoga keluarga yang ditinggalkan dapat diberi kekuatan dan ketabahan,” kata Deny Yusyulian dalam keterangan pers, Sabtu (12/8).
Baca juga: Angka Kecelakaan Kerja Tinggi, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Workshop K3 Sektor Perkebunan
Deny menerangkan, santunan sebesar Rp70.365.686 tersebut terdiri dari santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Rp70 juta dan Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp365.686.
Santunan Bisa Ringankan Beban Keluarga yang Ditinggalkan
“Santunan ini memang tidak bisa menggantikan posisi almarhum sebagai kepala keluarga, namun musibah tidak pernah dapat kita prediksi. Tentu kami berharap santunan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ucap Deny.
Denny juga mengapresiasi PT Wahana Multi Selaras yang telah memenuhi kewajiban untuk mendaftarkan pekerjanya dalam program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek).
Baca juga: 150 Wirausaha di Setiabudi, Jaksel, Daftarkan Diri Jadi Peserta BPJS Ketenagkerjaan
“Perlindungan program Jamsostek merupakan hak dari seluruh pekerja sebagai proteksi atas segala risiko pekerjaan yang berpotensi muncul dikemudian hari. Salah satunya proteksi dari risiko kecelakaan kerja seperti yang dialami almarhum Bapak Madi,” jelas Deny.
Dalam kesempatan itu, Deny juga mendorong seluruh pekerja dan komunitas termasuk mitra PT Wahana Multi Selaras untuk segera mendaftarkan diri menjadi peserta program Jamsostek.
Dengan adanya perlindungan Jamsostek, akan menimbulkan rasa tenang dan aman tidak hanya bagi pekerja tetapi juga keluarga.
Baca juga: 150 Wirausaha di Setiabudi, Jaksel, Daftarkan Diri Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
“Seluruh profesi pasti memiliki risiko yang dapat terjadi kapan dan di mana saja, terlebih bagi mereka yang bekerja dengan mobilitas yang sangat tinggi,” kata Deny.
Terus Genjot Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Dijelaskan Denny, BPJS Ketenagakerjaan sendiri terus menggenjot jumlah kepesertaan yang ditargetkan akan mencapai 70 juta tenaga kerja aktif pada 2026 mendatang. Selain pekerja kantoran atau penerima upah, kepesertaan pekerja informal atau BPU juga menjadi target akuisisi.
“BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya melindungi pegawai kantoran, tetapi juga pekerja informal, seperti petani, nelayan, pedagang, dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Hal ini sejalan dengan kampanye Kerja Keras Bebas Cemas,” pungkas Deny. (RO/S-4)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan jaminan keamanan bagi 270.000 warga Jakarta pemegang kartu Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
Satpol PP DKI Jakarta menjangkau 178 PPKS hingga 9 Februari 2026. Penjangkauan akan ditingkatkan menjelang Ramadan demi ketertiban dan perlindungan sosial warga.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
Pramono Anung menyiapkan 200 ekskavator untuk melakukan pengerukan di lima wilayah Jakarta cegah banjir. Sebab, BMKG memprediksi bahwa akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, besok
Hingga Jumat (14/11) malam, korban longsor Cilacap yang ditemukan tewas bertambah menjadi tiga orang. Sedangkan 20 lainnya masih tertimbun longsoran tanah sedalam 3-5 meter.
Pemkot Semarang, menyiapkan bantuan bagi para korban kecelakaan bus rombongan Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) Bendan Ngisor di ruas Tol Pemalang–Batang KM 32-B, Sabtu (25/10).
BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada keluarga korban kecelakaan saat berangkat kerja.
Wali Kota Jaya Negara menyampaikan terima kasih kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan karena penyaluran santunan untuk ahli waris korban banjir bisa terealisasi dengan baik dan lancar.
JASA Raharja bergerak memberikan jaminan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus pariwisata bernomor polisi P 7221 UG.
NU Care-LAZISNU PBNU menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan santunan duka ke kediaman keluarga Affan di Dukuh Atas, Menteng, Jakarta Pusat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved