Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka memperingati sepuluh tahun pengabdian, pada Minggu (30/7), alumni Akademi TNI beserta Akademi Kepolisian, dan IPDN lulusan Tahun 2013 menggelar bakti sosial dan pembagian bendera merah putih.
Acara yang bertempat di Kawasan Muara Baru, Jakarta Utara tersebut diawali dengan pembukaan dan penyerahan santunan bagi anak Yatim Piatu di halaman Polsek Muara Baru, Jakarta Utara.
Dalam sambutannya, ketua penyelenggara Kapten Laut (P) Arif Prasetya Wiratama menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya membangun sinergisitas aparatur negara antara TNI, Polri dan ASN yang terepresentasi dari alumni Akademi TNI, Kepolisian, dan IPDN lulusan Tahun 2013 untuk pembangunan bangsa di masa mendatang.
“Sinergi ini perlu kita rawat sebagai bagian dari upaya menyongsong dan menguatkan Indonesia Emas Tahun 2045 pada saat 32 tahun masa pengabdian kita," ungkap Arif dalam keterangannya.
Baca juga: Membangun Akademi Desain Emas
Sementara itu, Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Achmad Haris Sanjaya saat pembukaan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh alumni Akademi TNI, Akademi Kepolisian dan IPDN sehingga acara peringatan satu dasawarsa tersebut dapat terlaksana.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas partisipasi seluruh rekan-rekan. Kami sangat bangga dapat bertindak sebagai tuan rumah dalam acara satu dasawarsa ini. Semoga kekompakan kita akan terus dirawat ke depan," ungkap Haris.
Turut memberikan sambutan, perwakilan Alumni IPDN, Muhammad Rivai Seknun juga mengapresiasi terselenggaranya acara ini seraya berharap agar kegiatan sinergi seperti ini rutin dilakukan.
Baca juga: Tiga Anggota Polri Lulus Pendidikan Kepolisian di Turki
“Semoga persahabatan ini kita rawat terus sampai di masa depan. Dimana pada saat itu, semoga rekan-rekan telah ada di posisi pucuk kepemimpinan dan dengan sinergi yang telah kita pupuk sejak dini akan berdampak bagi kemajuan bangsa kelak,” kata Rivai.
Rangkaian kegiatan Bakti Dasawarsa dengan tema Sinergisitas pengabdian untuk Indonesia itu dilanjutkan dengan rangkaian acara bakti sosial yakni pembagian paket sembako dan pembagian bendera merah putih bagi para Anak Buah Kapal (ABK) di kawasan pelabuhan perikanan muara baru.
Pembagian bendera Merah Putih sendiri merupakan bagian dukungan terhadap program pembagian bendera secara nasional yang digagas oleh Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri. (Z-6)
Mabes TNI buka suara terkait beredarnya Telegram Panglima TNI mengenai status Siaga 1. Simak penjelasan Kapuspen TNI soal pengamanan objek vital nasional.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.
Ia menekankan bahwa pelibatan militer seharusnya menjadi langkah terakhir dalam situasi luar biasa ketika aparat penegak hukum tidak lagi mampu menangani ancaman yang muncul.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menegaskan peradilan militer bukan ruang impunitas dalam sidang uji materi UU Peradilan Militer di Mahkamah Konstitusi.
Ketentuan UU KPK yang dinilai membuka peluang anggota TNI dan Polri aktif menjabat pimpinan KPK digugat ke Mahkamah Konstitusi karena dianggap multitafsir.
Selain pembersihan bangunan, personel juga melakukan normalisasi pada 42 hektare lahan terdampak agar dapat digunakan kembali oleh masyarakat.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di jalur arah Surabaya menuju Malang, tepatnya di Desa Pamotan, Kecamatan Porong.
Sebanyak 1.138 praja IPDN diberangkatkan ke lokasi terdampak bencana di Aceh Tamiang dan Aceh Utara, guna mempercepat aktivasi layanan publik pemerintah daerah setempat yang terhambat.
Dalam kuliah umumnya Prof Connie Rahakundini Bakrie mengingatkan bahwa generasi muda sekarang adalah generasi yang hidup di masa penuh pilihan tapi juga penuh ujian.
Konferensi ini diikuti 131 akademisi, peneliti, dan praktisi dari 32 negara, terdiri atas 89 peserta yang hadir secara langsung dan 42 peserta yang bergabung secara daring.
Selain larangan tindakan kekerasan, Wamendagri Akhmad Wiyagus juga menekankan terkait semangat kebersamaan, gotong royong dan toleransi bagi para praja pratama IPDN,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved