Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Tiga Prajurit TNI Gugur di Libanon Dapat Kenaikan Pangkat Anumerta

Depi Gunawan
01/4/2026 16:50
Tiga Prajurit TNI Gugur di Libanon Dapat Kenaikan Pangkat Anumerta
Adapun tiga prajurit yang gugur yakni Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan yang tengah bertugas dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Libanon.(Dok. Istimewa)

TIGA prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Libanon mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atau anumerta sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan pengorbanan mereka.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat mengunjungi rumah duka Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Kampung Cikendal, RT 01/04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Rabu (1/4).

Selain kenaikan pangkat, para prajurit yang gugur juga memperoleh berbagai hak dan santunan. Di antaranya Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) dari PT ASABRI sebesar Rp350 juta, beasiswa anak senilai Rp30 juta, jaminan pendidikan hingga dewasa, serta pemberian gaji penuh selama 12 bulan yang dihitung sejak awal masa penugasan hingga jaminan hari tua.

Panglima TNI memastikan proses pemulangan jenazah ketiga prajurit akan segera dilakukan. Ia telah menginstruksikan Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Brigjen Iwan Bambang Setiawan untuk mempercepat proses pemulangan ke Indonesia.

“Pemulangan akan segera diurus ke Indonesia oleh Komandan PMPP. Nanti akan ada yang berangkat ke sana,” katanya.

Dalam peristiwa tersebut, selain tiga prajurit gugur, lima prajurit lainnya mengalami luka, yakni Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, Praka Arif Kurniawan, Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana, dan Praka Deni Rianto.

Menurut Panglima TNI, para prajurit yang terluka saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit di Libanon dan kondisi mereka tertangani dengan baik.

“Kondisi korban di rumah sakit sedang dirawat dengan baik. Kita doakan semuanya segera pulih,” ucapnya.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. Ketiga prajurit yang gugur disebut sebagai prajurit terbaik yang sedang menjalankan tugas mulia dalam misi perdamaian dunia.

“Kami di TNI mengucapkan turut duka cita yang mendalam. Mereka adalah prajurit-prajurit TNI terbaik yang sedang melaksanakan misi perdamaian di Libanon,” ujarnya.

Adapun tiga prajurit yang gugur yakni Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan yang tengah bertugas dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Libanon. (DG/I-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya