Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DUKA mendalam menyelimuti keluarga besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Dua praja tingkat akhir dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Arteri Porong, Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis (15/1) sore. Kedua korban diduga menjadi korban tabrak lari saat wilayah tersebut tengah diguyur hujan deras.
Identitas kedua korban diketahui bernama Adinata Putra Ali R, 23, warga Dusun Karangpoh, Desa Ponokawan, Krian, dan Adzra Sybil Alvina, 23) warga Desa Urangagung, Sidoarjo.
Adzra merupakan putri dari Camat Wonoayu, Anwar, sekaligus keponakan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadispendikbud) Sidoarjo, Tirto Adi.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di jalur arah Surabaya menuju Malang, tepatnya di Desa Pamotan, Kecamatan Porong.
Saat kejadian, kedua korban yang masih mengenakan seragam Praja IPDN tersebut berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Megapro hitam bernomor polisi W 5596 QL.
Anggota Unit Lalu Lintas Polsek Porong, Aiptu Murtaufiq, mengonfirmasi bahwa kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang diderita, terutama di bagian kepala.
"Berdasar barang bukti dan saksi di lokasi, kedua korban berboncengan menggunakan sepeda motor dari arah Sidoarjo menuju Malang. Karena mengalami luka parah, kedua korban meninggal di lokasi," ujar Murtaufiq.
Berdasarkan penyelidikan sementara dan keterangan sejumlah saksi di tempat kejadian perkara (TKP), kuat dugaan bahwa kecelakaan ini merupakan peristiwa tabrak lari. Polisi kini tengah memburu kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut.
"Beberapa saksi menyebutkan, kemungkinan besar yang terlibat kecelakaan adalah sebuah tronton dengan ciri khusus. Saat ini, kami sedang mengumpulkan bukti rekaman CCTV di sekitar lokasi," tambah Murtaufiq.
Usai dilakukan olah TKP, jenazah kedua korban segera dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong. Kabar duka ini pun menyebar cepat di lingkungan alumni IPDN dan pejabat Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Sejumlah pejabat eselon II yang juga alumni IPDN tampak hadir di RS Bhayangkara untuk memberikan penghormatan terakhir, di antaranya Asisten 1 Sekda Ainun Amalia, Kepala BPBD Sabino Mariano, hingga paman korban, Tirto Adi.
Suasana haru menyelimuti prosesi pemulangan jenazah. Sekitar pukul 22.15 WIB, kedua jenazah akhirnya diberangkatkan dari rumah sakit menuju rumah duka masing-masing untuk dimakamkan. (Z-1)
Mendagri Tito Karnavian meminta praja IPDN menerapkan ilmu pemerintahan untuk membantu pemulihan Aceh Tamiang pascabencana.
Mendagri Tito Karnavian mengirim 1.132 praja IPDN untuk mempercepat pemulihan pemerintahan dan layanan publik pascabencana di Aceh Tamiang.
SEORANG praja IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) bernama Muhammad Daib Hawari, 23 tahun ditemukan tewas dalam mobil bersama seorang wanita bernama Diva Wanda Azzahra, 21 tahun.
Kebutuhan aparatur negara atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki kompetensi, dedikasi dan tanggung jawab tinggi semakin mendesak, terutama di tengah perubahan global yang cepat.
Meskipun ratusan potongan tubuh korban sudah ditemukan, ada bagian yang saat ini belum ditemukan. Di antaranya telapak tangan kiri dan kaki kanan korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved