Headline

Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.

Sopir Truk Melarikan Diri setelah Menyebabkan Kecelakaan Maut di Tiban Center Batam

Hendri Kremer
30/8/2025 20:48
Sopir Truk Melarikan Diri setelah Menyebabkan Kecelakaan Maut di Tiban Center Batam
Ilustrasi, garis polisi di TKP kecelakaan.(Dok. Antara)

KECELAKAAN maut terjadi di pertigaan Tiban Center, Batam, pada Sabtu (30/8) sekitar pukul 16.30 WIB. Sebuah truk crane berwarna biru dengan nomor polisi BP 9764 ZE yang melaju kencang dari arah Sekupang diduga hilang kendali dan menabrak sejumlah kendaraan yang sedang berhenti di lampu merah.

Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang tewas di lokasi kejadian, sementara sopir truk yang menyebabkan kecelakaan tersebut langsung melarikan diri. Polisi kini tengah memburu sopir tersebut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menurut saksi mata, Doni, 45, truk crane itu melaju dengan kecepatan tinggi menuju pertigaan Tiban Center. "Truknya datang sangat cepat dan langsung menabrak mobil dan motor yang sedang berhenti di lampu merah. Setelah menabrak, sopirnya langsung kabur," kata dia.

Benturan keras yang terjadi membuat sebuah mobil Wuling ringsek, bahkan mobil tersebut masuk ke bawah truk crane. Di dalam mobil Wuling tersebut, terdapat pasangan suami istri dan seorang anak. "Suami dan istrinya diduga meninggal, sementara anaknya selamat," ujarnya.

Selain itu, truk tersebut juga menabrak tiga sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah. Dua pengendara motor, masing-masing pengendara Mio dan Shogun, dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, pengendara Vario merah berhasil selamat dari kecelakaan tersebut.

Proses evakuasi korban berlangsung dramatis. Tiga unit crane dikerahkan untuk mengangkat truk crane yang menindih mobil Wuling. Warga yang berada di sekitar lokasi tampak berlarian membantu korban, sementara teriakan anak kecil yang terdengar dari dalam mobil Wuling menambah kepanikan.

Yanto, 33, salah seorang petugas Damkar yang terlibat dalam evakuasi, mengungkapkan bahwa proses evakuasi memakan waktu lebih dari satu setengah jam. "Kami sempat meminta warga untuk memberi ruang agar evakuasi berjalan lancar," ujarnya.

Saat akhirnya mobil Wuling berhasil dievakuasi, sopir mobil tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa dan terjepit di kursi pengemudi.

Kasubdit I Satlantas Polresta Barelang, Iptu Andika, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kronologi lengkap kecelakaan ini. "Kami masih mengumpulkan data dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian dan jumlah korban," ujarnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief, menambahkan bahwa pihaknya tengah memburu sopir truk yang melarikan diri. "Sopir truk tersebut masih dalam pengejaran, dan kami akan terus mencari hingga ditemukan," katanya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya