Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Indrawienny Panjiyoga buka suara soal isu Rihana dan Rihani alias Si Kembar yang bakal datang ke Polda Metro Jaya.
"Wacana, biasa dia mau cari perhatian. Mau dikira ada niat baik, belum ada sampai sekarang juga tidak ada," kata AKBP Panjiyoga Rabu (14/6).
AKBP Panjiyoga menerangkan mulanya Si Kembar diketahui akan datang ke Polda Metro Jaya pada Selasa (13/6). Namun, hal itu hanyalah wacana semata.
Baca juga : Polisi Gandeng Imigrasi Lacak Keberadaan Si Kembar Penipu iPhone Rp35 Miliar
"Dia bilang Selasa, tidak ada datang dia, sudah berkali-kali dia ngomong kayak gitu. Kami kejar pokoknya sampai dapat," tegasnya.
Baca juga : Si Kembar Tersangka Kasus Penipuan IPhone Masuk DPO
Polda Metro Jaya mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan proses pencekalan ke luar negeri terhadap "Si Kembar" Rihana dan Rihani.
"Ini lagi proses, proses pencekalan itu kan kami juga harus mengajukan red notice ke Divisi Hubungan Internasional," kata AKBP Indrawienny Panjiyoga.
Dalam proses pencekalan Si Kembar, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak imigrasi demi membantu upaya melancarkan proses tersebut.
"Lagi proses pencekalan. Tetapi yang pasti setelah kami koordinasi dengan imigrasi, Si Kembar ini belum ada data keberangkatan ke luar negeri," jelasnya. (Z-8)
PANIT 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah mengungkap fakta baru dalam pelarian FTJ, Warga Negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan DA, cucu Mpok Nori.
SUBDIT Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kronologi lengkap kasus pembunuhan DA, cucu pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori, yang dilakukan oleh suami sirinya, FTJ.
Polisi mengungkap motif pembunuhan cucu Mpok Nori di Jakarta Timur. Pelaku, suami siri WNA asal Irak, nekat membunuh karena cemburu.
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
Menurut dia, proses penegakan hukum atas kasus ini yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan langkah positif.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved