Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MARAKNHYA para wirausaha berlomba-lomba membangun bisnis UMKM namun masih banyak dari mereka belum memahami cara yang efektif dalam meningkatkan penjualannya dengan memanfaatkan digital komunikasi.
Terkait hal tersebut, Silver Lining mengumumkan program acara Seminar CANGKUL x Jakarta Entrepreneur dengan tema “Masyarakat Intelektual dengan Melek Digital” dan Festival CANGKUL x Jakarta Entrepreneur dengan tema“Pesta UMKM dengan Sentuhan Budaya Betawi”.
Seminar CANGKUL x Jakarta Entrepreneur dan Festival CANGKUL x Jakarta Entrepreneur akan diselenggarakan pada 22–23 Juni 2023.
Baca juga: Sandiaga Apresiasi OK OCE Dampingi Wirausaha Perempuan di Depok
Harapannya, program ini akan memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya peran media sosial sebagai sarana aktivitas jual-beli, meningkatkan minat masyarakat Kampung Tengah terhadap UMKM untuk menggunakan social media, dan masyarakat mengimplementasikan hasil seminar dengan menggunakan social media sebagai wadah kegiatan penjualan.
Seminar dan Festival ini akan dilaksanakan pada 22-23 Juni 2023 di Kelurahan Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Acara akan dihadiri ketua panitia Febe Nathaline. Selain itu, akan hadir pula Lurah Kampung Tengah Budy Hartati, Owner Gift Inside Kasatpel PPKUKM Benyamin Tambun dan Owner Gift Inside Celine Wisuna.
Baca juga: Mind Id Bawa UMKM Kolang Kaling Kolka Griya ke Kancah Internasional
Sementara itu, acara Seminar CANGKUL x Jakarta Entrepreneur akan menghadirkan narasumber Zhafran Tsany Yudizon sebagai Ketua Pembimbing acara serta narasumber dalam acara Seminar CANGKUL x Jakarta Entrepreneur.
Program Diharap Beri Manfaat Bagi Masyarakat
Dalam sambutannya, Lurah Kampung Tengah Budy Hartati mengharapkan program ini akan memberi manfaat besar bagi masyarakat Kampung Tengah khususnya para pelaku UMKM.
Sedangkan Owner Gift Inside Celine Wisuna mengajak masyarakat untuk melek digital dengan menebarkan harapan memajukan UMKM Indonesia.
Kegiatan yang diprakarsai oleh mahasiswa/i LSPR bersama dengan Jakarta Entrepreneur ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk dapat mengembangkan usahanya melalui
pemanfaatan media sosial.
Baca juga: Pemberdayaan UMKM Bukan Cuma Konsep Belaka
Ketua Panita Acara, Febe Nathaline, menjelaskan, “Adanya program ini kami harapkan dapat menjadi manfaat besar bagi bapak dan ibu sekalian dalam mengembangkan usahanya serta kegiatan ini kami dedikasikan bertepatan dengan ulang tahun Jakarta sebagai bentuk dukungan kami terhadap UMKM lokal”.
Program ini menjadi pengalaman yang besar di Kampung Tengah. “Melalui program ini saya harapkan kepada masyarakat khususnya pelaku UMKM agar ilmu yang telah diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik kedepannya,”.ujar Budy Hartati (RO/S-4).
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Kegiatan ini berlangsung 2 hari pada 24 - 25 Januari 2026 berlokasi di Ex Hanggar Teras Pancoran, Jakarta Selatan..
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Festival ini lahir bukan sebagai seremonial semata melainkan menjadi gerakan sosial yang dirancang sistematis, monumental, dan berkelanjutan.
Setiap aktivitas dirancang berdasarkan misi utama Facebook: menciptakan hubungan yang tulus dan kebersamaan penuh tawa yang lahir dari partisipasi para pengguna di Indonesia.
Sekitar 3.000 pengunjung bergerak dari satu titik ke titik lainnya untuk menikmati keseluruhan rangkaian Soundrenaline yang tersebar di Lapangan Benteng, hingga simpul kota.
Iwapi menjalin kerja sama dengan PT AI Indonesia untuk meningkatkan kapasitas digital, efisiensi usaha, serta daya saing UMKM perempuan di tengah percepatan transformasi ekonomi digital.
Bagi Muhammad Abdurrahman Azzam, masa kuliah justru menjadi pintu masuk untuk terlibat langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat.
Perubahan lanskap usaha menuntut transformasi karena persaingan yang semakin ketat, perubahan perilaku konsumen, dan pesatnya perkembangan teknologi.
Meski potensi ekonomi digital besar, Indonesia masih menghadapi tantangan serius pada aspek literasi.
Bantuan tersebut meliputi meja payung dan kursi, tempat sampah, lampu hias warung, lampu hias taman, serta papan nama kios UMKM.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved