Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENIKMATI jalan protokol bebas kendaraan, kemacetan, polusi, pada Minggu (7/5) menjadi hal yang ditunggu warga Jakarta. Apalagi kegiatan car free day (CFD) alias hari bebas kendaraan bermotor sudah beberapa pekan ditiadakan pemerintah provinsi (pemprov) DKI Jakarta.
Berdasaarkan pantauan Media Indonesia, Jalam MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, hingga Senayan kembali dipadati warga yang berolahraga. Ada yang berjoging, berjalan santai, bahkan asyik bersepeda.
Salah satu penikmat CFD asal Jakarta Barat, Tita Pertiwi mengaku sering menghabiskan akhir pekannya di Bundaran HI, Jakarta Pusat, untuk melepas lelah dari pekerjaannya.
Baca juga: Hore! Car Free Day di Jakarta Ada Lagi Besok
“Alhamdulillah ya dibuka lagi, mumet di rumah, meskipun jaraknya lumayan dari Jakbar, tetapi momen ini yang ditunggu-ditunggu,” kata Tita kepada Media Indonesia, Minggu (7/3).
Senada Nabila Kaffah, yang tampak tak bisa menyembunyikan rasa lelahnya seusai berjoging mengelilingi Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Baca juga: Cegah Flexing dan Korupsi, Inspektorat Edukasi Pejabat Dan Pasangannya
“Seneng banget, emang biasa olahraga sama adik ke sini (Bundaran HI), joging sambil santai-santai,” ujarnya.
Tak hanya berolahraga, CFD ini juga acap kali dimanfaatkan warga untuk berfoto. Mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua.
Di beberapa titik pun tampak sejumlah petugas keamanan ikut memantau warga Ibu Kota yang melaksanakan CFD.
“Ada pengamanan di setiap titik, kalo di sini pengamanan Jakarta Pusat dari patung kuda sampai semanggi,” tutup Yusup, Satpol PP Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara. (Z-3)
Masyarakat tetap berolahraga di kawasan Bundaran HI dan Jalan Thamrin, Jakarta, meski CFD ditiadakan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan CFD pada Minggu, 26 Oktober 2025 ditiadakan karena ada gelaran Jakarta Running Festival (JRF) 2025.
Pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di Sudirman-Thamrin tetap digelar saat perayaan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Kegiatan yang digelar di momen Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat ini menjadi sarana strategis untuk menjangkau pekerja sektor informal.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengakui upaya untuk merealisasikan wacana hari bebas kendaraan di malam hari atau car free night (CFN) mungkin tidak akan mudah.
Kegiatan bebas kendaraan bermotor di malam hari (Car Free Night/CFN) di Jakarta bisa dilakukan pada Sabtu malam.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Fokus penataan tidak hanya menyentuh aspek estetika visual, tetapi juga penguatan fungsi infrastruktur dasar.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved