PEMPROV DKI Jakarta membuka layanan pengajuan dokumen administrasi kependudukan bagi korban kebakaran depo Plumpang, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta.
Hingga Selasa (7/3), layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta di Posko PMI Jakarta Utara dan RPTRA Rasela telah melayani 166 layanan.
"Di antaranya cetak Kartu Tanda Penduduk (KTP), cetak Kartu Keluarga (KK), pendaftaran Identitas Kependudukan Digital (IKD), permohonan akta lahir, dan konsultasi," kata Plh Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta M Ridwan Ibrahim dalam keterangan resminya.
Baca juga: Heru Kaji Usulan Korban Kebakaran Plumpang Direlokasi ke Wisma Atlet
Sementara itu, Pemprov DKI memberikan penanganan terbaik bagi korban dan pengungsi bencana kebakaran. Termasuk memastikan kondisi korban dan pengungsi mendapatkan kebutuhan dasarnya, seperti makanan dan pakaian melalui bantuan yang diberikan.
“Bantuan yang disalurkan ini terdiri dari makanan, pakaian, dan obat-obatan. Bantuan ini akan terus diupayakan untuk disalurkan secara optimal dan kontinyu. Hal ini adalah upaya kami untuk memastikan kondisi korban dan pengungsi dapat memenuhi kebutuhan dasarnya,” kata Ridwan.
Baca juga: Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Identifikasi Status Kepemilikan Tanah Merah untuk Zona Aman
Menurut data BPBD DKI hingga Selasa (7/3) pukul 06.00 WIB, tercatat jumlah pengungsi saat ini sebanyak 172 jiwa dengan rincian 165 jiwa di Kantor PMI Jakarta Utara dan 7 jiwa di RPTRA Rasella.
Adapun, berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, hingga Selasa pukul 06.00 WIB, korban meninggal berjumlah 18 jiwa. Sedangkan, 39 jiwa sedang dalam penanganan tim medis di 9 rumah sakit. (Z-6)