Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina Patra Niaga masih menunggu putusan lengkap dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait kewajiban ganti rugi Rp23 miliar atas peristiwa Depo Pertamina Plumpang. Perusahaan belum menentukan langkah atau tindakan terkait hal itu.
"Pertamina Patra Niaga menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Pengadilan. Terkait dengan putusan, Pertamina Patra Niaga masih menunggu putusan lengkapnya untuk dipelajari lebih lanjut," ujar Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan kepada Media Indonesia, Sabtu (14/9).
Diketahui, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan sebagian gugatan yang diajuka oleh 46 warga Tanah Merah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang melawan PT Pertamina Patra Niaga. Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) dengan nomor perkara 976/Pdt.G/2023/PN JKT.SEL itu diputus pada Kamis (12/9).
Baca juga : Korban Kebakaran Depo Plumpang Berharap Ganti Rugi Dikabulkan
Majelis hakim dalam putusannya menyatakan PT Pertamina Patra Niaga sebagai tergugat telah terbukti melakukan perbuatan melawan hukum yang menyebabkan para penggugat mengalami kerugian materiil maupun kerugian imateriil.
Adapun, pada 3 Maret 2023 terjadi kebakaran di kawasan Depo Pertamina Plumpang terajadi di Jalan Tanah Merah Bawah RT 012 RW 09, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Pertamina mencatat korban tewas akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang mencapai 25 orang berdasarkan data per 16 Maret 2023. Selain korban tewas, terdapat banyak korban luka akibat kebakaran itu. (Z-11)
Melalui proses lelang, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) menunjuk Pertagas untuk mengerjakan pembangunan proyek pipa BBM sepanjang ± 96 kilometer dari Cikampek ke Plumpang.
Sejumlah warga sudah meminta PT Pertamina Patra Niaga bertanggung jawab atas insiden kebakaran Depo Plumpang
"Jadi pembangunan JIGT ini ada beberapa tahapan. Tahap pertama yaitu terminal BBM. Kita proyeksikan dari US$350 juta-US$550 juta (Rp5,3 triliun-Rp8,3 triliun)," jelasnya.
Menurutnya, Pertamina memiliki kewajiban moral untuk menyampaikan kepada publik mengenai laporan audit.
PT Jakarta Propertindo, menyalurkan 115 paket bantuan untuk puluhan anak-anak usia sekolah terdampak kebakaran Depo Plumpang berbentuk peralatan sekolah
Pertamina Patra Niaga bersama para stakeholder meninjau langsung kesiapan fasilitas distribusi energi serta memastikan operasional penyaluran BBM dan LPG berjalan dengan baik.
PT Pertamina Patra Niaga memperkuat keandalan distribusi energi nasional melalui optimalisasi sistem monitoring armada kapal berbasis teknologi Smartship.
Melalui sistem RTC, aktivitas penyaluran energi dipantau secara digital guna memastikan operasional mobil tangki berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan operasional perusahaan.
Pertamina Patra Niaga memperkuat pemberdayaan perempuan melalui program TJSL di 49 wilayah Indonesia. Sebanyak 695 perempuan mendapat pendampingan ekonomi dan sosial.
Dari total armada tersebut, 266 kapal melayani pengangkutan BBM dan Avtur, 27 kapal mengangkut Crude Oil, 45 unit melayani distribusi LPG, serta 7 unit mendukung pengangkutan Petrochemical
PT Pertamina Patra Niaga menyediakan layanan air minum isi ulang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved